Logo Header Antaranews Sumbar

Empat Nominator Desain Rumah Sultan Banjar

Jumat, 23 November 2012 07:27 WIB
Image Print

Martapura, (ANTARA) - Dewan juri sayembara desain arsitek pembangunan kediaman Sultan Banjar menetapkan empat nominator terbaik, setelah melalui penilaian ketat dan objektif. "Berdasarkan data yang masuk ke panitia sayembara hingga batas akhir penyerahan berkas desain sayembara awal November 2012, berkas desain yang masuk ke panitia sebanyak 19 desain," kata Ketua Panitia Sayembara Desain Kediaman Sultan Banjar H Pangeran Chairianjah, Jumat. Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri yang profesional sesuai bidang keahliannya, terpilih empat peserta yang dinilai terbaik dan diundang untuk presentasi langsung di Martapura, ibu kota Kabupaten Banjar. Menurut Pangeran Chairianjah, empat peserta yang masuk dalam nominator terbaik tersebut adalah Frenly Hendratna dari Banjarbaru, M Gibran Indrawan dari Bandung, Andika Priya Utama dari Bali, serta Junius Parulin dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Dewan juri yang menetapkan empat nominator terbaik desain kediaman Sultan Banjar tersebut, adalah orang-orang profesional dari berbagai unsur. Mereka adalah unsur dari asosiasi profesi diwakili Ir Elkanadi Adil, unsur profesional diwakili Ir Irhamna. Juri dari kalangan budayawan diwakili Datu Mangku Adat Syamsiar Seman, dan Datu Mangku Adat Adjim Arijadi. Dari Lembaga Adat Ir Khairudin Anwar dan Rahmatullah ST MT. Sedangkan unsur dari pemerintah daerah dipercayakan kepada Boyke Wahyu Triestiyanto ST MT. Pangeran Chairiansjah yang juga Ketua Milad Ke-508 Kesultanan Banjar, mengatakan, setelah presentasi nominator terbaik desaian kediaman kesultanan Banjar, panitia akan menetapkan juara pertama sampai juara empat pada puncak milad, Minggu 25 November 2012. Sementara itu, presentasi masing-masing nominator dinilai dewan juri memuaskan dalam melakukan presentasi. Salah satunya Andika Priya Utama, arsitek asal Sanur, Bali, memaparkan citra istana harus simbolik, monumental dan adaftif terhadap zaman. Desain perlu dilatari budaya yang kuat berdasarkan historis dan budaya masyarakat setempat. Andika menamakan karya desainnya dengan nama Istana Intan mengandung filosofi intan, dan melati yang mengandung makna megah dan anggun. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026