
Padang Pariaman kembali perbaiki akses jalan guna pulihkan ekonomi masyarakat pascabencana

Parik Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat bersama lintas sektor memperbaiki akses jalan rusak di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam melalui gotong royong guna memulihkan perekonomian masyarakat pasca infrastruktur yang menghubungkan dua kecamatan di daerah itu putus kembali akibat bencana alam yang terjadi beberapa hari lalu.
“Pasca bencana sebelumnya (hidrometeorologi), tanggul dan jalan ini sudah kita perbaiki dan jalan ini sudah bisa diakses masyarakat. Namun akibat hujan lebat beberapa hari lalu, jalan ini kembali mengalami kerusakan," kata Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis saat pelaksanaan gotong royong di 2x11 Kayu Tanam, Kamis.
Oleh karena itu, lanjutnya Pemkab Padang Pariaman bersama sejumlah pihak kembali melaksanakan gotong royong untuk memperbaiki tanggul dengan panjang sekitar satu kilometer dan memperbaiki jalan yang menghubungkan Nagari Anduriang di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam dengan Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Lubuak Aluang.
Ia mengatakan guna mempermudah kegiatan gotong royong pihak Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWS) V mengerahan satu unit alat berat dan kawat batu bronjong.
Ia menyampaikan jalan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi ekonomi lokal sehingga harus segera diperbaiki kembali setelah mengalami kerusakan.
Oleh karena itu pasca-mengalami kerusakan dan akses jalan putus akibat dihantam air sungai karena hujan lebat yang melanda kawasan itu pada Jumat (17/4) Pemkab Padang Pariaman bersama warga, BWSS V serta TNI dan Polri melaksanakan gotong royong di lokasi tersebut.
“Kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kita akan terus bergerak ke daerah lain seperti Kecamatan Ulakan, Batang Anai, Sungai Geringging, dan Aur Malintang. Hari ini kita fokus di Kayu Tanam agar akses masyarakat segera pulih,” katanya.
Ia menjelaskan Kecamatan Kayu Tanam dipilih sebagai lokasi utama kegiatan gotong royong karena daerah tersebut merupakan titik rawan banjir saat intensitas hujan tinggi sehingga kerap mengakibatkan kerusakan infrastruktur penghubung antarwilayah.
“Dengan semangat gotong royong, kita ingin memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Akses jalan yang baik akan menggerakkan kembali roda ekonomi dan aktivitas warga,” ujarnya.
Ia menambahkan Pemkab Padang Pariaman berupaya hadir secara responsif dalam setiap penanganan pascabencana di daerah itu melalui sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat.
Pewarta: Aadiaat MS
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
