Logo Header Antaranews Sumbar

BPBD Agam: 100 kepala keluarga mengungsi dampak banjir (Video)

Kamis, 2 April 2026 01:46 WIB
Image Print
Ratusan warga Jorong Labuah, Nagari (Desa) Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam sedang mengungsi ke rumah keluarga usai banjir melanda daerah mereka, Rabu (1/4/2026). ANTARA/HO-BPBD Agam.

Lubuk Basung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 100 kepala keluarga mengungsi dampak banjir melanda Jorong Labuah, Nagari (Desa) Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu sore.

"100 kepala keluarga ini mengungsi di rumah warga dan keluarga yang aman dari banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan ke 100 kepala keluarga tersebut mulai mengungsi ke rumah warga dan keluarga pada pukul 17.30 WIB.

Mereka mengungsi setelah air sungai batang Kumayo meluap setelah badan sungai terjadi pendangkalan dampak banjir bandang melanda daerah itu pada akhir November 2025.

Akibatnya, banjir merendam sebanyak 10 unit rumah warga dengan ketinggian mencapai 50 centimeter.

"Banjir juga menjebol dinding TK Labuah, Kecamatan Tanjung Raya," katanya.

Ia menambahkan banjir melanda Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya akibat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu semenjak Rabu (1/4) siang.

Warga sekitar sungai langsung mengungsi, karena daerah tersebut merupakan lokasi banjir bandang terjadi pada akhir November 2025.

"Kita telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari untuk pendataan," katanya.

Ia mengimbau warga yang tinggal di lokasi aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dengan cara segera mengungsi ke lokasi lebih aman saat curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu.

Begitu juga pengendara yang melewati daerah rawan longsor dari Kelok 44, Sungai Landia, Panta dan lainnya.




Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026