
Pemkab Pasaman Barat pastikan stok pangan cukup sampai akhir Maret

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memastikan stok pangan di daerah setempat mencukupi hingga akhir Maret 2026.
"Usai Idul Fitri 1447 Hijriah ketersediaan pangan mencukupi setelah kita melakukan pemantauan di tingkat pasar dan petani. Stok aman sampai akhir bulan ini atau pada Minggu, akhir Maret," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Jumat.
Menurut dia, ketersediaan pangan itu dipicu oleh mulai panennya petani di daerah itu selain adanya pasokan pangan dari luar Pasaman Barat.
Ia mengatakan ketersediaan pangan pekan keempat Maret nanti adalah beras sebanyak 1.380, 56 ton dengan kebutuhan mencapai 846 ton. Lalu ketersediaan jagung sebanyak 2.264 ton dengan kebutuhan 2,35 ton, serta cabe rawit sebanyak 88,50 ton dengan kebutuhan 25,50 ton.
Sementara itu, cabai tersedia 106,50 ton dengan kebutuhan 45,96 ton, bawang putih sebanyak 19,75 ton dengan kebutuhan 10,16 ton dan bawang merah 47 ton dengan kebutuhan 34,80 ton.
Pangan lain yang tersedia meliputi daging sapi 25,69 ton dengan kebutuhan 1,10 ton, ketersediaan daging ayam 136,39 ton dengan kebutuhan 59,18 ton, gula pasir 93,26 ton dengan kebutuhan 50,82 ton, dan minyak goreng 155,60 ton dengan kebutuhan 88,77 ton.
Selain produk pangan lokal, ia mengatakan ketersediaan pangan juga didukung pasokan dari kabupaten lain di Sumatera Barat dan daerah lain, seperti Medan, Sumatera Utara.
"Pangan tersedia sampai akhir bulan. Untuk pekan kedepannya tim kembali turun melakukan pemantauan," ujar dia.
Pemkab Pasaman Barat, menurut dia, bersama satuan tugas pangan juga terus melakukan pemantauan ketersediaan pangan dan harga di sejumlah pasar yang ada.
"Untuk harga pangan masih stabil dan tidak ada harga yang melonjak taja usai lebaran ini," katanya menegaskan.
Pewarta: Altas Maulana
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
