Logo Header Antaranews Sumbar

Pertandingan Semen Padang vs Malut dan PSIM vs Bali United paling dramatis di pekan ke-22

Selasa, 24 Februari 2026 09:26 WIB
Image Print
Pesepak bola Semen Padang FC Kasim Botan (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Malut United Yance Sayuri (kanan) pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026). Semen Padang FC menahan imbang tamunya Malut United dengan skor 2-2. ANTARA FOTO/Fitra Yogi/YU

Padang (ANTARA) - Pertandingan Semen Padang FC melawan Malut United yang berangkit 2-2 dan pertemuan PSIM Yogyakarta menghadapi Bali United FC 3-3 menjadi laga paling dramatis pada pekan ke-22 BRI Super League.

Betapa tidak dua tuan rumah, Semen Padang FC dan PSIM Yogyakarta yang di atas kertas "nyaris kalah" berhasil bangkit untuk terhindar dari kekalahan.

Kedua tim sama-sama memanfaatkan kesempatan di menit pertambahan waktu alias injury time.

Perjalanan dan kondisi kedua tim tuan rumah juga sama-sama tertinggal signifikan, yang akhirnya bisa menjadikan pertandingan imbang dan selamat dari kekalahan di kandang sendiri.

Semen Padang vs Malut United

Duel dramatis terjadi pada Minggu (22/2/2026) di Stadion H Agus Salim Kota Padang. Semen Padang FC menjamu Malut United yang pada putaran pertamanya mengalahkan mereka dengan 0-1.

Di Padang pada pekan ke-22, Semen Padang FC nyaris kalah setelah tertinggal 0-2 terlebih dahulu dan 1-2 di waktu normal. Adalah dua gol Malut melaliui Tyronne del Pino menit ke-21 dan Nilson menit k-40 sehingga memuat Kabau Sirah dalam tekanan.

Namun dua pemain asing anyar yang baru didatangkan Semen Padang menjadi penyelamat, Kianz Froesse dan Maicon mencetak gol menit ke-87 dan menit ke 90+1. Dua gol penyelamatan di menit-menit akhir pertandingan yang membuat para pemain Kabau Sirah tetap berjalan tegak usai pertandingan dengan yang berakhir 2-2.


PSIM vs Bali United

Pun sama di Stadion Sultan Agung Bantul, saat PSIM nyaris tenggelam dengan kekalahan. Lagi-lagi gol injury time menjadi penyelamatan tim Laskar Mataram itu sehingga pertandingan berakhi 3-3.

Bali United unggul lebih dulu melalui gol Thijman Goppel menit ke-34, Tim Receveur menit ke-45+3 dan Irfan Jaya menit ke-55

Namun PSIM berhasil come back dengan mencetak gol melalui Savio Sheva menit ke-65, gol bunuh diri Risky Fajrin menit 88 serta gol penyelamat pada injury time Franco Ramos Minggo menit 90+1.

Dari duel kedua tim itu, betapa mental bertanding pemain menentukan untuk bisa membuat hasil pertandingan tetap bisa berubah hingga pluit panjang pertandingan.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026