Logo Header Antaranews Sumbar

Ilmuwan Serukan Tindakan Guna Kurangi Konsumsi Gula

Rabu, 11 Desember 2013 21:30 WIB
Image Print

London, (Antara/Xinhua-OANA) - Konsumsi gula mesti dipangkas sampai cuma lima sendok per hari untuk mengurangi kerusakan gigi, demikian peringatan beberapa ilmuwan Inggris pada Selasa (10/12), saat mereka mengajukan studi tentang dampak gula pada kesehatan mulut. Sejak 1990, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan bahwa konsumsi "gula bebas" mesti kurang dari 10 persen dari seluruh asupan energi. Gula bebas adalah gula yang ditambahkan pada makanan oleh pemilik pabrik, juru masak, atau konsumen; ditambah gula yang secara alamiah ada pada madu, sirup, jus buah dan konsentrat buah. Studi Newcastle University tersebut, yang disiarkan hari Selasa di Journal of Dental Research mengakui manfaat dari itu semua, dengan memperlihatkan bahwa ketika kurang dari 10 persen seluruh kalori pada makanan terdiri atas gula bebas, ada tingkat kerusakan gigi yang jauh lebih rendah. "Pada masa lalu, penilaian pada tingkat konsumsi gula bebas yang disarankan dilandasi atas tingkat yang berkaitan dengan rata-rata tiga atau lebih sedikit gigi yang rusak pada anak yang berusia 12 tahun," kata Profesor Paula Moynihan. "Sebagian masalahnya ialah minuman dan makanan yang mengandung gula sekarang adalah makanan pokok pada banyak makanan manusia di negara industri, sedangkan dulu makanan tersebut adalah pilihan buat ulang tahun atau Natal. Kita perlu mengubah kecenderungan ini," wanita ilmuwan tersebut menambahkan. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026