Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Pariaman kerahkan alat berat atasi air tergenang di perumahan warga pasca cuaca ekstrem

Sabtu, 29 November 2025 13:39 WIB
Image Print
Wawako Pariaman, Sumbar Mulyadi (kanan) memimpin pembukaan jalur air menggunakan alat berat guna mengatasi air tergenang di perumahan warga. Antara/HO-Diskominfo Pariaman 

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengerahkan alat berat guna mengatasi air yang masih menggenang di perumahan warga pasca cuaca ekstrem yang menerpa daerah itu dan sekitarnya semenjak Jumat (21/11).

"(Kamis (27/11) Kami fokus ke Dusun Sampan, Desa Punggung Ladiang yang memang sangat urgen dan parah sehingga seluruh tenaga dan bantuan kita kerahkan kesana," kata Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi di Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan setelah air di kawasan tersebut surut maka Pemkot Pariaman memfokuskan mengatasi banjir di lokasi lainnya yang airnya masih tergenang salah satunya di Kelurahan Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah.

Ia menyampaikan sebelum mengerahkan alat berat pihaknya mengirimkan tim teknis untuk mengkaji tindakan yang harus dilakukan guna mengatasi genangan secara tepat dan efisien.

Salah satu tindakan yang dilakukan yaitu dengan mengeruk jalan dan trotoar yang ada agar air bisa diarahkan ke saluran dan terus ke pantai.

“Langkah ini sangat tepat, karena tidak beberapa lama jalan dikeruk, air segera menyusut dan beberapa rumah sudah tidak tergenang air lagi," katanya.

Ia mengatakan pihaknya telah menurunkan seluruh personil di lingkungan pemerintahan setempat untuk membantu mengatasi genangan air yang tersisa sehingga tidak ada lagi genangan air di perumahan warga.

“Kedepan akan kita lanjutkan dengan membuat 'Box Culvert (saluran beton bertulang berbentuk kotak atau persegi). Kami selesaikan sampai tuntas sehingga jalan dapat berfungsi kembali," ujarnya.

Mulyadi berharap tidak ada lagi rumah warga yang masih tergenang air seiring dengan cuaca yang mulai membaik sehingga warga dapat beraktifitas seperti semula.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026