
Menteri PU mulai ground breaking pembangunan sabo dam Gunung Marapi

Kabupaten Tanah Datar (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan sabo dam Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan perlindungan masyarakat dari risiko kebencanaan.
"'Ground breaking' sabo dam ini suatu langkah penting. Bukan sebagai pekerjaan sektoral semata, melainkan bagian dari strategi ketahanan nasional yang menyentuh langsung kepada kehidupan rakyat," kata Menteri PUPR Dody Hanggodo di Kabupaten Tanah Datar, Selasa.
Ia mengatakan pembangunan sabo dam merupakan tindak lanjut dari kejadian erupsi Gunung Marapi serta dampak bencana banjir lahar dingin. Dengan kata lain, merupakan bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilaksanakan secara berencana, terpadu dan berkelanjutan.
Hal tersebut, ia mengatakan juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar kementerian terkait melaksanakan beberapa pekerjaan sabo dam sebagai upaya konkret dalam mengurangi risiko banjir dan aliran sedimen di wilayah-wilayah yang terdampak.
Secara umum, ia menjelaskan pekerjaan yang dilakukan tersebut mengacu pada master plan yang sudah jelas dan terukur di Provinsi Sumbar di mana terdapat total 56 unit sabo dam yang akan dibangun pada 24 sungai yang berhulu di Gunung Marapi.
"Pembangunan sabo dam diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tapi juga berperan dalam mendukung ketahanan pangan dan air serta mendorong pemulihan dan pertumbuhan kawasan-kawasan ekonomi strategis bagi masyarakat," ujar dia.
Pada tahap awal, menurut Dody, Kementerian PU akan membangun sekitar delapan unit sabo dam di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam dengan total kapasitas tampungan sedimen mencapai sekitar 440 ribu meter kubik.
Pekerjaan tersebut, kata dia, diharapkan dapat selesai dan fungsional secara optimal pada akhir 2027 dengan syarat lahan untuk sabo dam sudah bebas dan tersedia bagi kementerian terkait untuk melaksanakan pembangunan fisiknya.
"Termasuk pula lahan untuk jalan pengangkut material-material sabo dam ke tempat pembuangan akhir nantinya," katanya menegaskan.
Selanjutnya, ujar dia, pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi direncanakan pembangunan sekitar 10 tambahan unit sabo dam, serta 22 unit cek dam yang tersebar di sejumlah wilayah yakni Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.
"Kegiatan ini akan dilaksanakan secara bertahap di tahun anggaran 2026 hingga 2029," katanya menambahkan.
Ia berharap dukungan dari semua pihak termasuk para wali nagari, camat, bupati dan lainnya agar pekerjaan yang sangat penting bagi masyarakat tersebut dapat dilaksanakan oleh kementerian terkait secara cepat, tepat dan efisien.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri PU mulai ground breaking pembangunan sabo dam Gunung Marapi
Pewarta: Muhammad Zulfikar
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
