Logo Header Antaranews Sumbar

Medco-PLN Batam Tandatangani Perjanjian Listrik

Senin, 15 Oktober 2012 15:10 WIB
Image Print
Ilustrasi perbaikan jaringan listrik. (ANTARA)

Nusa Dua, Bali, (ANTARA) - PT Medco Power Indonesia melalui anak perusahaannya, PT Energi Listrik Batam (ELB) menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PT PLN Batam. Penandatanganan perjanjian tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan "Conference of Electric Power Supply Industri" (CEPSI) ke-19 di Nusa Dua Bali, Senin. Dirut PT Medco Power Indonesia Fazil E Alfitri menyatakan PT ELB selaku produsen pembangkit swasta (IPP) akan membangun, mengoperasikan dan memelihara pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) berkapasitas 2x35 MW di Tanjung Uncang, Batam. Pembangkit ini dirancang dapat dikembangkan kapasitasnya menjadi 110 MW. PLTG Tanjung Uncang ditargetkan sudah dapat beroperasi secara komersial pada Januari 2014 dan langsung dimanfaatkan untuk memasok kebutuhan listrik di Batam dan sekitarnya. Jangka waktu perjanjian adalah 20 tahun dengan tarif 2,81 sen dolar AS per kWh, tidak termasuk pembayaran komponen bahan bakar gasnya. Medco Power Group telah memesan dua unit generator turbin gas (GTG) jenis frame 6B dari GE Perancis. Diharapkan pesanan turbin itu sudah sampai di Batam pada Februari 2013. Untuk mengoperasikan PLTG ini, maka PT ELB mendapatkan suplai gas dari PSC Blok A Natuna. Saat ini penjual gas dari Blok A Natuna masih dalam tahap persiapan pembangunan pipa gas seksi 1 dari WNTS (West Natuna Transportation System) ke Pulau Pemping di Batam. WNTS adalah pipa gas yang selama ini mengalirkan sekitar 400 BBTUD gas alam dari Natuna ke Kepulauan Riau ke Singapura. Apabila pipa seksi 1 itu teralisasi maka gas alam yang selama ini dari Natuna diekspor ke Singapura dapat mengalir pula ke dalam negeri melalui Batam untuk pemanfaatan domestik termasuk pembangkit lisrik. Selain pipa seksi 1, diperlukan pula pembangunan pipa gas dari Pulau Pemping ke lokasi PLTG di Batam atau pipa seksi 2. Konsorsium PT Universal Batam Energy dan PT PLN Batam saat ini sedang melakukan tender pembangunan pipa gas seksi 2 Pemping. Pipa seksi 2 ini telah disiapkan untuk menerima suplai gas pada Januari 2014 dari PSC Blok A Natuna melalui pipa seksi 1 Pemping. Ia mengharapkan semua pemangku kepentingan dapat memberikan komitmennya agar pembangunan pipa gas dari WNTS ke Batam dapat rampung pada Januari 2014. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026