
Iran Salahkan Israel Atas Ledakan Kembar di Lebanon

Teheran, (Antara/ISNA-0ANA) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Marziyeh Afkham Sabtu mengatakan bahwa negaranya akan memantau ledakan-ledakan teroris di Lebanon baru-baru ini dan membenarkan meninggalnya Atase Kebudayaan Iran di negara itu Ebrahim Ansari. "Tentara bayaran yang didukung Israel berada di balik serangan mematikan itu," kata Suriah al-Mayadeen Channel News mengutip pernyataan Afkham. Afkham mencatat ledakan kembar tersebut melayani kepentingan Zionis dan dilakukan oleh operator Zionis di Beirut. Duta Besar Iran untuk Lebanon Ghazanfar Rokn-Abadi menyalahkan Israel atas pengeboman itu. Para pejabat Lebanon mengatakan bahwa kompleks kedutaan Iran adalah satu-satunya target serangan teroris. Sumber-sumber keamanan mengatakan, dua ledakan menargetkan kedutaan Iran itu menghantam ibu kota Lebanon Beirut pada Selasa, menewaskan dan melukai sedikitnya 23 orang dan hampir 150 orang serta merusak bangunan di kompleks kedutaan. Tayangan langsung saluran-saluran berita lokal menunjukkan sejumlah mayat bergelimpangan di tanah saat api membubung dari sisa-sisa beberapa kendaraan yang terbakar. Para pekerja bantuan dan warga menyelimuti beberapa korban. Satu sumber keamanan Lebanon mengatakan ledakan itu disebabkan oleh dua roket yang ditembakkan di daerah tersebut, di bagian selatan dari kota, tetapi satu sumber keamanan kedua mengatakan ada ledakan bom mobil. (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
