Logo Header Antaranews Sumbar

Tim Gabungan Pemkab Agam temukan nelayan hilang di Danau Maninjau (Video)

Selasa, 16 September 2025 09:43 WIB
Image Print
Tim Gabungan Pemkab Agam sedang mengevakuasi nelayan hilang, Selasa (16/9). Dok ANTARA/HO/ BPBD Agam

Lubuk Basung (ANTARA) - Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menemukan Dodi Prinando (45) nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di Danau Maninjau, dalam kondisi meninggal dunia mengapung di danau vulkanik itu, Selasa (16/9) sekitar pukul 07.15 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi mengapung antara keramba jaring apung," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Selasa.

Ia mengatakan korban ditemukan sekitar 50 meter dari awal titik korban jatuh.

Jasad korban langsung di evakuasi oleh tim gabungan ke Puskesmas Maninjau dan langsung di lakukan pemeriksaan selanjutnya oleh pihak Puskesamas.

Selanjutnya korban diserahkan ke keluarga dan diantarkan ke Linggai, Nagari atau Desa Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya.

"Jasad korban kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Dikarenakan korban telah di temukan, operasi pencarian dan pertolongan di tutup serta dinyatakan selesai pada pukul 08.30 WIB," katanya.

Ia menceritakan korban bersama temannya atas nama Awaluddin (49) pergi menembak ikan pada Kamis (11/9) sekitar pukul 22:00 WIB dan istirahat pada pukul 24:00 WIB sampai Jumat (12/9) sekitar pukul 02:30 WIB.

Pada pukul 03:00 WIB korban kembali melanjutkan menembak ikan ke Danau Maninjau bersama dengan Awaluddin. Saat itu korban menggunakan perahu dan temannya tidak memakai perahu.

Beberapa waktu kemudian temannya selesai melakukan aktivitas mencari ikan, sehingga menunggu korban dan korban tidak kunjung datang. Namun warga melihat ada perahu kosong di danau pada pukul 06:00 WIB dan warga mendekati perahu itu.

Warga hanya melihat di dalam perahu hanya terdapat ikan, baju, dan dirigen. Kemudian warga melaporkan ke pihak keluarga dan pemerintah nagari.

"Pemerintah nagari melaporkan kejadian itu ke kami dan langsung mengerahkan Satgas ke lokasi untuk mencari korban," katanya.

Pencarian korban dengan menurunkan tim gabungan berasal dari BPBD Agam, Pemadaman Kebakaran, Basarnas Pos Pasaman, TNI, Polri, Puskesmas Maninjau, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Bayua, KSB Tanjung Raya, warga dan lainnya.

Pencarian menggunakan perahu karet milik Basarnas, perahu aluminium milik BPBD Agam dan perahu milik masyarakat setempat.

"Korban ditemukan pada hari kelima pencarian," katanya.



Pewarta:
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026