Padang (ANTARA) - Universitas Andalas, Sumatera Barat, mendukung penuh dan menghormati rangkaian proses hukum kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratorium tahun 2019 di kampus tersebut yang saat ini ditangani aparat penegak hukum.
"Unand menghormati pers mahasiswa dan mendukung penegakan proses hukum kasus dugaan korupsi yang saat ini sedang berjalan," kata Sekretaris Universitas Andalas (Unand) Aidinil Zetra di Padang, Jumat.
Aidinil mengatakan menghormati setiap proses hukum kasus dugaan korupsi tersebut merupakan bagian dari prinsip demokrasi dan kebebasan pers, termasuk yang disuarakan pers mahasiswa, seperti Genta Andalas.
Sebab, sejak awal perguruan tinggi itu berdiri selalu menjunjung tinggi kebebasan berpendapat, akademik serta independensi pers mahasiswa sebagai bagian dari kehidupan kampus.
"Jika terjadi dinamika komunikasi di lapangan, kami memandangnya sebagai miskomunikasi yang seharusnya dapat diselesaikan dengan dialog dan saling pengertian," katanya.
Terkait kasus hukum yang diberitakan pers mahasiswa maupun media massa, Aidinil mengatakan perkara tersebut masih tahap penyidikan. Oleh sebab itu, penting untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"Semua pihak yang disebut tetap harus diperlakukan tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," ujar Aidinil.
Ia juga memastikan perguruan tinggi tertua di luar Pulau Jawa tersebut tidak akan melakukan intervensi apa pun, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum berdasarkan prinsip due process of law.
"Bagi Unand, momentum ini menjadi dorongan untuk memperkuat tata kelola dan pengawasan internal," ucapnya.
Ia mengatakan langkah perbaikan telah dilakukan di antaranya pembangunan zona integritas di seluruh unit kerja dan fakultas, evaluasi sistem pengadaan barang dan jasa, peningkatan transparansi, penguatan akuntabilitas dalam setiap proses serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
"Integritas dan akuntabilitas adalah prinsip yang tidak bisa ditawar bagi Unand. Kami percaya, proses hukum yang objektif dan adil akan memberikan kejelasan dan akan terus fokus pada mandat utamanya," katanya.
Tujuannya agar menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing global, berkarakter, berintegritas serta menyelenggarakan penelitian dan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat.
Terakhir, Unand memandang kebebasan pers sebagai mitra penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
"Oleh karena itu, Unand selalu terbuka untuk komunikasi dan klarifikasi kapanpun dibutuhkan," katanya.
