Forkopimda Kota Bukittinggi duduk bareng dan dengarkan aspirasi massa

id DPRD Bukittinggi ,Pimpinan Kota Bukittinggi,Bukittinggi,Demo bukittinggi,Sumbar,Kapolresta Bukittinggi,Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Forkopimda Kota Bukittinggi duduk bareng dan dengarkan aspirasi massa

Anggota DPRD, Wali Kota, Kapolresta dan Komandan Kodim duduk bersama dengan ratusan massa aksi yang berunjuk rasa di halaman Kantor DPRD Bukittinggi, Senin (1/9). ANTARA/Al Fatah

​​​​​​​Bukittinggi (ANTARA) - Forkopimda Kota Bukittinggi mulai dari Kapolresta, Dandim, Wali Kota dan Anggota DPRD duduk bareng dengan ratusan pendemo dari gabungan mahasiswa dan elemen masyarakat yang berunjuk rasa di depan Kantor DPRD, Senin (1/9.

Unjuk rasa ini menjadi yang ketiga kalinya digelar di Bukittinggi yang semuanya berlangsung kondusif dengan penjagaan maksimal gabungan petugas Polri, TNI dan Satpol-PP.

"Alhamdulillah, pengawalan aksi rekan mahasiswa yang menyampaikan pandangannya berhasil dilakukan. Situasi berjalan kondusif dan langsung ditemui sejumlah anggota DPRD juga," kata Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto.

Kapolresta menyebut sebanyak 120 petugas berjaga sejak siang hingga berakhir damai menjelang malam hari.

"Silahkan rekan mahasiswa sampaikan aspirasinya. Tetap jaga situasi dan tidak mengganggu apalagi merusak fasilitas umum," kata Kapolresta.

Massa aksi menyampaikan aspirasi dan melakukan dialog tanya jawab langsung dengan anggota DPRD.

Aksi diawali dengan longmarch dari Jalan Sudirman menuju Kantor DPRD Bukittinggi di pusat kota dan diapresiasi banyak warga sekitar.

"Tokoh intelektual di Kota Bukittinggi masih sangat banyak hingga aspirasi yang disampaikan berjalan tertib. Kebanggaan pada generasi muda yang memilih tidak anarkis setiap kali beraksi," kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Koordinator aksi, Ghazi Falih menyampaikan beberapa tuntutan antaranya fokus permasalahan yang terjadi di Jakarta.

"Untuk isu daerah, kami minta dengan tegas DPRD Bukittinggi tidak ikut serta menekan masyarakat kalangan bawah dengan menaikkan pajak," katanya.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.