FT UNP dukung keamanan dan efisiensi energi di rumah ibadah

id Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang,efisiensi energi di rumah ibadah, Kota Padang,Sumatera Barat

FT UNP dukung keamanan dan efisiensi energi di rumah ibadah

Padang (ANTARA) - Tim Program Studi D3 Teknik Listrik, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang (FT UNP), Sumatera Barat, mendukung keamanan dan efisiensi di rumah ibadah yang ada di Kota Padang, lewat bedah instalasi listrik.

"Lewat program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), kami membantu meningkatkan keselamatan dan efisiensi penggunaan listrik di fasilitas umum, khususnya masjid, " kata Ketua Tim PKM FT UNP, Asnil, S.Pd., M. Eng di Padang, Selasa.

Ia mengatakan kegiatan PKM bertajuk bedah instalasi listrik dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Nagari Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada 13 Agustus lalu.

"Program yang didanai oleh UNP ini, tidak hanya melibatkan para dosen, tetapi juga menghadirkan peran aktif mahasiswa, yang turun langsung ke lapangan untuk memeriksa, memperbaiki, dan mengganti instalasi listrik yang tidak sesuai standar," sebutnya.

Ia menyebutkan tim PKM FT UNP di Nagari Baringin, melibatkan tujuh dosen lainnya yakni Habibullah, S.Pd, M.T, dan Fivia Eliza, S.Pd., M.Pd selaku Koordinator Program Studi.

Kemudian juga ada Dwiprima Elvanny Myori, S.Si, M.Si, Juli Sardi, S.Pd, M.T, Dr. Rudi Mulya, S.T, M.Kom, Rahmat Hidayat, S.Pd, M.Pd.T dan Fadhli Ranuharja, S.Pd, M.Pd.T.

Sementara mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan bedah listrik yakni M. Thoriq Alamsyah, Olland Nugraha, Voni Putra Wijaya, Radea Winata, Syahrul Al Rasyid dan Muhammad Ilham, serta Teknisi Laboratorium, Afwan Habbib.

Ketua Program Studi D3 Teknik Listrik FT UNP, Fivia Eliza mengatakan kegiatan ini merupakan program perdana, yang dirancang untuk mendukung pencapaian beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Adapun program SDGs terkait kegiatan ini diantaranya poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

“Sebelum pelaksanaan, kami bersama pengurus masjid melakukan observasi lapangan, dan wawancara untuk mengetahui kondisi instalasi listrik," jelasnya.

Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah permasalahan wiring yang berisiko, seperti titik rawan korsleting yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Berdasarkan temuan tersebut, tim PKM melakukan perbaikan instalasi sesuai standar keamanan, mengganti komponen yang bermasalah, dan memberikan pelatihan hemat energi kepada pengurus masjid serta masyarakat setempat.

Harapannya, Masjid Nurul Wujud dapat menjadi lingkungan ibadah yang lebih aman, nyaman, dan efisien dalam penggunaan energi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mencakup proses pengecekan, perbaikan teknis, penggantian material listrik, serta penyuluhan langsung kepada warga.

Masyarakat pun menyambut baik program ini, mengingat manfaatnya yang langsung dirasakan oleh pengguna masjid dan warga sekitar.

Pewarta :
Uploader: Jefri Doni
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.