
DPRD Minta Pemkot Dukung Keberadaan Desa Wisata

Bukittinggi, (Antara) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), meminta pemerintah Kota (Pemko) setempat mendukung keberadaan desa wisata karena berpotensi bisa menambah daya tari wisatawan ke kota itu. Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Yusra Adek, di Bukittinggi, Senin, mengatakan, bentuk dukungan harus diberikan pemerintah agar mengalokasikan dana untuk pembenahan desa wisata sehingga betul-betul punya daya tarik bagi pengunjung. Saat ini, tambahnya, keberadaan desa wisata yang telah ditetapkan di daerah Sanjai dengan produk unggulan kerupuk sanjai tidak memiliki tempat memamerkan makanan tersebut. Di daerah Sanjai itu, katanya, hanya terdapat tungku masyarakat untuk memasak kerupuk sanjai. Sementara hasil produksi dibuatnya tidak dipajangankan di dekat tungku penjarangan. Idealnya desa wisata itu, menurut dia, wisatawan yang berkunjung dapat melihat cara pengolahan Kerupuk Sanjai, adanya tungku memasak, dan selanjutnya tidak jauh dari tungku memasak terdapat produk yang dipamerkan. Bila perlu, tambahnya, daerah Sanjai tersebut dibangun instrumen-instrumen untuk mendukung desa wisata sehingga aman dan nyaman dikunjungi wisatawan. Menurut dia, pemerintah harus memikirkan untuk mendukung keberadaan desa wisata, misalnya alokasikan dana untuk membangun fasilitas pendukung sehingga keberadaan desa wisata ada bernilai jual. Sebenarnya, menurut dia, dalam memajukan dunia kepariwisataan di kota itu harus adanya kerja sama antara satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Desa wisata merupakan program dari pembinaan Disperindag, hendaknya didukung juga oleh Disbudpar," katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
