Logo Header Antaranews Sumbar

Tak Ada Orang Rusia Tewas Dalam Kecelakaan Feri Thailand

Selasa, 5 November 2013 11:39 WIB
Image Print

Bangkok, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Seorang wanita Rusia, yang dinyatakan meninggal dalam bencana feri dekat pantai kota resor Pattaya, Thailand, berhasil selamat, kata seorang pejabat Kedutaan Besar Rusia pada Senin. Kedutaan Rusia di Thailand mengatakan pada hari sebelumnya bahwa seorang wanita Rusia, 47 tahun, telah meninggal dalam kecelakaan itu. "Mukjizat memang kadang-kadang terjadi. Wanita Rusia itu, yang kita semua pikir telah meninggal, bahkan berhasil lolos dari feri yang tenggelam. "Kesalahan itu dibuat oleh staf rumah sakit, mereka bingung dengan identitas korban dan seorang yang selamat," kata Andrei Dvornikov, seorang pejabat Kedutaan Besar Rusia di Bangkok. Dia mengatakan staf rumah sakit Thailand mengira korban, yang berasal dari Polandia, adalah korban Rusia yang dibawa ke rumah sakit yang sama. Diplomat itu juga tidak mengkonfirmasi laporan media Thailand mengenai dua korban lain Rusia lainnya. Kapal feri dua dek Ko Larn Travel-1, yang memiliki kapasitas 150 orang, terbalik pada Minggu malam ketika bermasalah pada mesin dan menyuruh para penumpang untuk bergegas ke dek atas, kata kantor berita Associated Press. Laporan lain menyebutkan bahwa feri itu telah kehilangan keseimbangan akibat gelombang besar. Menurut polisi, kapal itu kelebihan beban dan tidak memiliki peralatan untuk menyelamatkan nyawa ketika dihantam bencana. Kepolisian Thailand mengatakan bahwa kapten kapal, Saman Kuanmyang, 48 tahun, telah ditangkap karena dicurigai kelalaian dan penanganan kapal yang berbahaya. Seorang pejabat polisi berpangkat tinggi di Pattaya, Suwan Cheawnavinthavat, mengatakan kepada National Channel 3 bahwa kapten kapal mengaku berada di bawah pengaruh obat-obatan dan alkohol, termasuk selama perjalanan yang naas itu. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026