Logo Header Antaranews Sumbar

Posko DVI bantu penanganan korban kecelakaan bus di Padang Panjang

Selasa, 6 Mei 2025 15:06 WIB
Image Print
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban kecelakaan Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa (6/5/2025). Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sumatera Barat kecelakaan Bus Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) dengan rute Medan-Jakarta tersebut mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan 22 orang korban luka-luka. ANTARA FOTO/Isril Naidi/foc.

Padang Panjang (ANTARA) - Polda Sumatera Barat mendirikan Posko Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu penanganan korban kecelakaan bus ALS di Padang Panjang Sumatera Barat, Selasa (6/5/2025).

"Polda mendirikan Posko DVI untuk membantu penanganan korban kecelakaan ini," kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr Gatot Tri Suryanta di Padang Panjang.

Selain itu pihaknya juga menurunkan tim Trauma Healing untuk membantu dan menghilangkan trauma korban anak-anak.

"Kita lakukan pendampingan tim trauma healing, pasalnya ada korban yang masih anak-anak," katanya.

Ia menyebutkan, tim ini akan membantu memulihkan korban dari trauma pasca kejadian yang menimpanya.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ALS yang dalam perjalanan dari Medan ke Padang itu terjadi pada Selasa (6/5/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di persimpangan dekat Terminal di Padang Panjang itu.

Bus yang menabrak sejumlah pengguna jalan dan terguling dengan posisi miring ke kiri menimpa sejumlah korban.

Akibatnya sebanyak 12 orang dilaporkan meninggal dunia terdiri dari 7 laki laki dan lima perempuan serta 23 mengalami luka-luka yang terdiri dari 17 laki laki dan 6 perempuan.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026