Pulau Punjung (ANTARA) - Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani mendukung pelatihan keterampilan kerja sebagai solusi dalam menekan angka pengangguran di daerah itu, bahkan termasuk salah satu yang tertinggi di Sumatera Barat.
“Pelatihan ini harus menjadi jalan keluar bagi persoalan pengangguran. Jangan sampai selesai pelatihan, tapi tidak ada perubahan. Harus ada tindak lanjut dari Dinas Nakertrans, minimal pendampingan sampai peserta terserap di dunia kerja,” katanya dalam keterangan tertulis, di Pulau Punjung, Rabu.
Hal tersebut disampaikan bupati saat membuka pelaksanaan workshop pelatihan keterampilan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Sungai Dareh yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) setempat, Rabu (23/4).
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya memasukkan materi kewirausahaan dalam pelatihan, agar para peserta tidak hanya terpaku menjadi karyawan, namun juga berani merintis usaha sendiri.
“Kita ingin peserta bukan hanya mencari kerja, tapi juga menciptakan lapangan kerja. Masukkan juga materi entrepreneur. Dorong mereka membangun usaha rintisan, apalagi dengan keterampilan yang sudah dimiliki,” ujarnya.
Ia mendorong disnakertrans untuk menjalin kemitraan yang lebih luas dengan dunia usaha dan dunia industri, agar lulusan pelatihan bisa langsung mendapatkan akses kerja atau modal usaha.
Tak hanya itu, lanjut dia peningkatan sarana dan prasarana pelatihan juga mendapat perhatian serius.
“Kalau terbukti efektif menurunkan pengangguran, tentu kita akan dukung penguatan sarana dan prasarana workshop ini. Yang penting hasilnya nyata,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta agar serius mengikuti pelatihan dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin.
Ia menambahkan kunjungan itu sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Dharmasraya dalam membangun kualitas SDM dan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berbasis keterampilan dan kewirausahaan lokal.
