Logo Header Antaranews Sumbar

BPBD Evakuasi Jasad Buruh Bangunan Tersengat Listrik

Senin, 28 Oktober 2013 20:03 WIB
Image Print

Bukittinggi, (Antara) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi berhasil mengevakuasi jasad pekerja buruh bangunan yang tersengat listrik di rumah tempanya bekerja. "Evakuasi jasad Eliada Waruwu (36) dilakukan sekitar 15 menit," kata Kepala BPBD, Kota Bukittinggi, Daspul didampingi anggotanya Agus Salim di lokasi kejadian Jalan Perikanan RW.02/RT.05 Kelurahan Cimpago Guguk Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Salayan, Kota Bukittinggi, Senin. Korban asal Pulau Nias tersebut, tewas tersengat arus listrik tegangan tinggi saat membuat relif forpil bangunan rumah bertingkat II sekitar pukul 15.30 WIB. Korban meninggal di tempat, katanya. "Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Achmad Muchtar untuk divisum," tambahnya. Anton, salah seorang warga mengatakan, korban bekerja di rumah Sulastri (57), untuk membuat relif fropil di atap lantai II. Korban mengunakan pengaris dari bahan almuniun sepanjang 2,5 meter. Sedang asik bekerja, katanya, korban yang sangat dekat dengan jaringan kabel listrik tegangan tinggi itu, secara tidak sengaja pengaris yang dipegangnya menyentuh kabel listrik. "Korban tersengat arus listrik hingga meninggal di tempat," katanya. Setelah BPBD berhasil mengevakuasi korban, tambahnya, terlihat tangan kiri dan kaki kanan korban mengalami luka bakar hingga melepuh. (*/ham/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026