Petani Nilam di Pasaman panen cuan, harga tembus Rp2,3 juta per kilogram

id Petani Nilam di Pasaman

Petani Nilam di Pasaman panen cuan, harga tembus Rp2,3 juta per kilogram

Kebun nilam milik Nepron (34) warga Lanai Hilir, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Selasa (28/1/2025).

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Petani tanaman nilam (Pogostemon Cablin Benth) di Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman tengah berbahagia karena harga minyak nilam per kilogramnya tembus Rp2,3 juta.

Salah seorang petani Nilam, Nepron (34) warga Lanai Hilir, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto, mengatakan saat ini para petani tengah semangat memperluas kebun nilam.

"Harga nilam selama ini berkisar antara Rp800 ribu-Rp900 ribu per kilogramnya, namun saat ini sudah tembus Rp2,3 juta per kilogram. Ini tentu jadi suasana bahagia bagi kami petani meraup cuan," ungkap Nepron.

Nepron mengungkapkan saat ini hasil panen minyak Nilam didaerah itu mencapai 50 kilogram per minggunya.

Masa puncak panen petani setempat diperkirakan pada Ramadhan-Idul Fitri tahun ini.

"Para petani menjualnya ke daerah luar Pasaman. Ada juga ke pengepul daerah sini sebelum kemudian dijual ke daerah Kabupaten Pasaman Barat," katanya.

Tanaman Nilam kata dia baru bisa dipanen setelah usia 5,5 bulan.

"Petani disini masih memakai sistem pangkas saat panen, jadi satu kelompok tanaman nilam bisa dipanen 2-3 kali. Dalam satu hektare panennya bisa mencapai 120 sulingan dengan potensi 100 Kilogram," katanya.

Disamping menjual minyak, masyarakat setempat juga mulai menjual bibit nilam dengan harga Rp200,- per batang siap tanam.

"Permintaan bibit nilam sejak tiga bulan terakhir meningkat seiring meningkatnya minat masyarakat untuk budidaya tanaman tersebut. Karena selain masa panen yang singkat, juga memiliki nilai ekonomi tinggi," katanya.

Ia berharap harga minyak nilam ini bisa terus stabil agar petani sejahtera.