Padang (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo mengatakan bahwa Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti akan menyiapkan 3.000 hingga 3.200 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya di Kota Padang, Sumatera Barat.
"Alokasi di Kota Padang sekitar 3.000 hingga 3.200 porsi per hari," kata Danrem, di Padang, Kamis.
Untuk menyukseskan program MBG, Korem 032/Wirabraja telah menyiapkan 50 personel yang terdiri dari masing-masing-masing satu orang kepala dapur bergizi, ahli gizi dan akuntan serta 47 orang yang bertugas menyiapkan makanan bagi anak didik di Kota Padang.
Meskipun program MBG sudah dilaksanakan secara serentak di Indonesia pada minggu pertama Januari 2025, namun hingga kini program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh di Sumbar karena terkendala peralatan dapur.
Brigjen Wahyu Eko mengatakan saat ini proses pengerjaan dapur bergizi di Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti sudah mencapai 80 persen dan siap beroperasi.
"Dapur bergizi kita sudah bisa beroperasi, namun karena ada kekurangan peralatan pendukung sehingga belum dilaksanakan," ujarnya.
Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 tersebut mengatakan dalam pelaksanaan MBG, unsur TNI memiliki tugas pendampingan dan perbantuan di setiap daerah.
Sebagai contoh, nantinya TNI akan mencari sekolah-sekolah mana saja di Provinsi Sumbar yang didistribusikan program MBG sesuai ketentuan yang telah ditetapkan yakni radius 1,5 hingga 2,5 kilometer dari dapur utama.
Mengingat luasnya daerah di provinsi tersebut seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai yang merupakan daerah terluar Indonesia, Korem 032/Wirabraja menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendirikan dapur bergizi termasuk bahan-bahan makanan.
Bahkan, TNI membuka opsi untuk menanam beberapa komoditas seperti beras di Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk menjamin pasokan beras tercukupi selama pelaksanaan MBG.