
Arus Mudik Idul Adha Pasbar Normal

Simpang Ampek, (Antara) - Arus mudik kendaraan Lebaran Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah dari Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menuju Kota Padang dan daerah lainnya masih normal dan tidak terlihat peningkatan yang cukup berarti. Pantauan di Simpang Ampek hingga Kinali, Senin, melaporkan arus kendaraan yang akan menempuh jalan Manggopoh tidak sepadat satu hari menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah lalu. Tidak terjadi peningkatan arus lalu-lintas dan antrian di sepanjang jalan lintas nasional di Pasbart. "Idul Adha berbeda dengan Idul Fitri, karena perantau jarang pulang kampung sehingga arus lalu-lintas biasa saja," kata salah seorang warga Kinali, In (30) di Simpang Ampek. Ia mengatakan, selama perayaan Idul Fitri lalu jalur Simpang Ampek dan Kinali terus ke Manggopoh menjadi jalur alternatif bagi para pemudik yang ingin ke Kota Padang atau daerah lainnya. "Para pemudik lebih memilih jalur Manggopoh karena jika menempuh jalur Bukittinggi dan Padang Panjang maka akan terjebek macet total," katanya. Salah seorang pengendara sepeda motor, Toni (35) mengatakan, arus kendaraan di Pasbar tidak ada peningkatan. Hal itu disebabkan karena masa libur pekerja cukup singkat sehingga tidak bisa pulang ke kampung masing-masing. "Kebetulan saya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) jadi tidak pulang karena libur cuma satu hari ini saja. Sedangkan Rabu (16/10) sudah masuk kantor lagi," tambahnya. Kasat Lantas Polres Pasbar, Iptu Rio Sigal Hasibuan mengimbau para pengendara tetap hati-hati karena jalur Simpang Ampek-Kinali rawan kecelakaan. Para pengendara baik kendaraan roda dua dan empat agar mewaspadai sejumlah lokasi rawan kecelakaan, mulai Kecamatan Kinali, Simpang Ampek, Ujung Gading dan Aia Bangih. Sebab, katanya, jalur itu merupakan daerah rawan kecelakaan, ditambah lagi jalannya masih sempit dan berlobang. Bukan itu saja di sepanjang jalan raya itu juga banyak tronton pembawa kelapa sawit melintas. Khusus daerah jalan Kinali sampai Simpang Ampek jaraknya mencapai 25 kilometer. Jalan itu saat ini masih sempit ditambah dengan badan jalan yang tinggi dari permukaan. "Meskipun tidak terjadi lonjakan kendaraan namun kami tetap mengimbau agar warga selalu meningkatkan kewaspadaan dalam berkendaraan," kata dia. (*/aml/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
