
Pasukan India Bunuh Tujuh Gerilyawan Kashmir

Srinagar, India, (Antara/AFP) - Tentara India, yang mengatakan mereka telah terlibat hampir dua minggu pertempuran dengan gerilyawan yang didukung Pakistan, Sabtu mengemukakan pihaknya membunuh tujuh gerilyawan dalam 24 jam di wilayah Kashmir yang disengketakan. Militer mengatakan pihaknya memerangi 30 sampai 40 gerilyawan yang menyusup masuk Garis Pengawas (LoC) yang dijaga ketat militer yang memisahkan Kashmir India dengan Kashmir Pakistan bulan lalu. "Empat gerilyawan tewas di daerah Fateh Gall", Kashmir India, Sabtu, kata Kolonel Rajesh Kalia kepada AFP dan menambahkan tiga gerilyawan lainnya tewas dalam pertempuran itu dekat daerah Gujardur pada hari sebelumnya. Kalia mengatakan senapan-senapan serbu, pistol-pistol dan peluncur-peluncur roket ditemukan di lokasi baku tembak terbaru, persis sebelah barat desa Shala Bhattu di sektor Keran, Kashmir. Pertempuran itu terjadi di dan sekitar Shala Bhattu, 140km barat laut kota utama Srinagar, hutan lebat Himalaya sejak 23 September. Militer India mengatakan para penyusup itu mungkin termasuk beberapa anggota pasukan Pakistan -- Tim Aksi Perbatasan (BAT)nya yang India katakan adalah pasukan Pakistan yang dilatih secara khusus dan para gerilyawan. Tetapi Islamabad membantah terlibat dalam pertempuran itu. Ini adalah salah satu dari operasi-operasi militer India terlama untuk mengusir gerilyawan dari Kashmir dalam beberapa tahun terakhir ini. "Para gerilyawan lari," kata Jenderal Bikram Singh, panglima angkatan darat India kepada wartawan, Jumat, tetapi menambahkan "Sulit, daerah itu luas dan curam". "Kita akan menangkap mereka, Hanya persoalan waktu," katanya menolak menyebut kapan pertempuran itu akan berakhir. India dan Pakistan terlibat dua kali perang dari tiga perang mereka menyangkut Kashmir, yang kedua negara klaim. Pembunuhan terbau itu terjadi setelah perundingan antara Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan sejawatnya dari India Manmohan Singh akhir pekan lalu di sela-sela sidang majelis Umum PBB. Kedua pemimpin itu sepakat untuk berusaha meredakan ketegangan di sepanjang LoC di mana baku temak sering terjadi antara tentara kedua negara tahun ini, yang mengatakan jatuh banyak korban jiwa pada kedua pihak. Sharif berusaha melakukan perundingan perdamaian dengan India untuk menyelesaikan masalah Kashmir dan masalah-masalah lainnya yang belum diselesaikan , tetapi Singh enggan sampai Pakistan menindak tegas para pemimpin gerilyawan yang berpangkalan di Pakistan yang mendalangi serangan di Mumbai tahun 2008 yang banyak menelan korban jiwa. Kedua negara saling menyalahkan atas 100 pelanggaran gencatan senjata sejak dimulai tahun lalu. Kelompok-kelompok gerilyawan memerangi pasukan India di Kashmir India sejak tahun 1989 bagi kemerdekaan wilayah itu atau bergabung dengan Pakistan, dalam satu konflik yang menewaskan puluhan ribu orang. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
