
Yusril: PBB Partai Penjunjung Konstitusi

Medan, (Antara) - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengklaim PBB merupakan partai politik yang selalu menjunjung konstitusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi. "Karena itu, kami jarang sampai harus demonstrasi, apa lagi bertindak anarkis," katanya dalam silaturahmi dan pembekalan caleg PBB se-Sumut di Medan, Kamis. Menurut Yusril, bukti pihaknya selalu menjunjung konstitusi dapat dilihat ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) memutuskan PBB dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2014. Meski merasa kecewa atas keputusan tersebut, tetapi PBB tidak perlu mengerahkan puluhan ribu massa untuk memprotes KPU. Hal itu disebabkan upaya untuk mengerahkan massa dalam jumlah besar tersebut belum tentu akan membuat KPU mengubah keputusannya. "Kita tempuh jalur yang sah di pengadilan. Hanya tujuh orang, 'keok' tuh KPU," katanya dalam kegiatan bertema "Bangkit, Bersatu, dan Menang Pemilu 2014". Mantan Menteri Hukum dan HAM tersebut juga mencontohkan sikap PBB yang selalu menempuh proses hukum terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai menyalahi konstitusi. "Kami menempuh cara yang sah dan konstitusional. Beri kuasa, lalu ke pengadilan, 'keok' tuh pemerintah," katanya. Dengan prinsip yang selalu menuruti konstitusi itu, Yusril menegaskan jika PBB terbuka dan dapat menjadi wadah perjuangan politik seluruh kelompok dan "mazhab". (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
