Logo Header Antaranews Sumbar

Lima Persen Anak Amerika Kegemukan Parah

Selasa, 10 September 2013 20:19 WIB
Image Print

Washington, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak lima persen anak dan remaja di Amerika Serikat sekarang dikalsifikasikan sebagai "kegemukan parah", dan prevalensi itu meningkat, kata satu laporan ilmiah dari American Heart Association. Meskipun data belum lama ini menunjukkan bahwa angka kegemukan di kalangan anak-anak mulai naik di seluruh negeri tersebut, "kecenderungan yang mengkhawtirkan telah muncul dalam bentuk kegemukan pediatrik parah", tulis para peneliti di paper mereka yang disiarkan pada Senin (9/9) di jurnal Circulation. "Kegemukan parah pada generasi muda memiliki konsekuensi kesehatan serius," kata penulis utama Aaron Kelly dari University of Minnesota Medical School di dalam satu pernyataan. "Itu adalah penyakit anak-anak yang jauh lebih serius daripada gemuk." Para peneliti itu mendefinisikan anak yang berusia dua tahun sebagai kegemukan parah jika mereka memiliki indeks massa tubuh (BMI) sedikitnya 20 persen lebih tinggi dibandingkan dengan 95 persen anak lain pada jenis kelamin dan usia yang sama, atau nilai BMI 35 atau lebih tinggi lagi. BMI adalah ukuran yang didasari atas berat dan tinggi. Daftar pertumbuhan khusus gender digunakan untuk menghitung BMI bagi anak kecil. Anak dengan BMI 95 persen atau lebih tinggi dikategorikan gemuk, dan mereka yang memiliki BMI 85 dan 95 persen kelebih berat. Misalnya, anak perempuan yang berusia tujuh tahun dengan rata-rata berat 34 kilogram, atau anak lelaki yang berumur 13 tahun dengan berat rata-rata 73 kilogram akan didefinisikan sebagai kegemukan parah. Menurut para peneliti itu, anak yang kegemukan parah memiliki angka diabetes tipe 2 lebih tinggi dan masalah jantung dan pembuluh darah pada usia muda, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol-darah tinggi dan tanda awal atherosclerosis, proses penyakit yang menghambat pembuluh darah. Pilihan pengobatan buat anak-anak dengan tingkat kegemukan semacam itu terbatas, sebab kebanyakan pendekatan standard bagi penurunan berat tidak cocok buat mereka, kata para peneliti itu sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam. Kebanyakan ahli menyarankan pendekatan langkah-bijaksana bagi pengobatan anak yang kegemukan parah; pengobatan secara bertahap bertambah intensif dari perubahan gaya hidup, sampai kepada pengobatan dan kemungkinan operasi. "Namun langkah tersebut, mulai dari perubahan gaya hidup dan pengobatan sampai operasi, sangat besar sebab operasi penurunan berat tidak cocok atau tersedia buat semua anak yang kegemukan parah," kata Kelly. Ia juga menyerukan "pendekatan inovatif untuk mengisi kesenjangan antara gaya hidup/pengobatan dan operasi". Penelitian lebih lanjut diperlukan mengenai keamanan dan dampak operasi bariatric, serta keefektifan campur tangan pengobatan gaya hidup, termasuk kepatuhan pada makanan dan rencana kegiatan fisik, dalam pengobatan anak yang kegemukan parah, kata para peneliti itu. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026