Wakil Wali Kota optimistis Padang segera menjadi kota pintar

id Kota pintar, smart city, kota Padang

Wakil Wali Kota optimistis Padang segera menjadi kota pintar

Foto udara penampakan kelanjutan pembangunan Pasar Raya Kota Padang, Sumatra Barat. (Antara/Fandi Yogari).

Padang (ANTARA) - Wakil Wali Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Ekos Albar optimistis daerah tersebut segera menjadi smart city atau kota pintar lewat berbagai program yang telah dijalankan.

"Kota Padang telah memiliki infrastruktur smart city yang meliputi infrastruktur fisik, teknologi informasi dan komunikasi, serta infrastruktur sosial," kata Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar di Padang, Rabu.

Ekos menjelaskan infrastruktur fisik yang dimiliki Kota Padang antara lain sistem transportasi cerdas, pengelolaan sampah cerdas, dan sistem penerangan jalan umum cerdas. Kemudian untuk infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, kota berjuluk "Kota Bengkuang" itu mempunyai Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Selain itu ada juga Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Publik (SIMPP) dan Sistem Informasi Manajemen Perizinan Ierpadu (SIMPTSP). Selanjutnya, untuk infrastruktur sosial, kota berusia 354 tahun itu memiliki sistem informasi pendidikan, sistem informasi kesehatan, dan sistem informasi kepemudaan.

"Kota Padang juga telah mengembangkan 61 aplikasi pendukung pelayanan publik," kata dia.

Aplikasi-aplikasi tersebut dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Selain itu Ibu Kota Provinsi Sumbar itu juga berhasil mengembangkan 72 aplikasi birokrasi guna membantu penyelenggaraan pemerintahan dan efisiensi birokrasi.

"Dengan beragam upaya yang telah dilakukan, kami optimistis Kota Padang segera menjadi smart city," ujarnya.

Senada dengan itu Asisten Administrasi Umum Sekretariat Kota Padang Corri Saidan mengatakan pihaknya akan mengintegrasikan percepatan reformasi birokrasi tematik untuk mendukung implementasi kota pintar.

"Konsep smart city sudah termasuk dalam konsep perencanaan pembangunan daerah dan kami akan terus mendorong keterlibatan setiap organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan pelayanan, sekaligus menciptakan inovasi," kata Corri Saidan.