Logo Header Antaranews Sumbar

Sirkuit Gokart Sentul Berburu Sertifikat Internasional

Kamis, 5 September 2013 15:02 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Pengelola Sirkuit Gokart Sentul Bogor, Jawa Barat, mulai berburu untuk mendapatkan sertifikat internasional yang lebih tinggi dari federasi gokart dunia atau CIK setelah proses renovasi sirkuit selesai dilakukan. Renovasi sirkuit meliputi pengaspalan secara menyeluruh lintasan sepanjang 1.250 meter serta renovasi fasilitas pendukung lainnya meliputi gorong-gorong, batu gravel untuk "run off area", pengecatan tribun, serta penambahan ban pengaman dipinggir lintasan. "Renovasi memakan waktu sekitar dua bulan. Praktis semua kegiatan mulai gokart maupun balap motor terhenti. Rencananya Sabtu (7/9) nanti akan dilakukan "reopening," kata pengelola Sirkuit Gokart Sentul, Maxwell Armand di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis. Menurut dia, jika sertifikat dari CIK turun bisa dipastikan sirkuit ini bisa digunakan untuk balapan level Asia maupun dunia. Hanya saja sebelum mendapatkan sertifikat harus mendapatkan penilaian dari CIK. "Rencananya bulan Oktober nanti perwakilan CIK akan ke sini lagi untuk memantau perkembangan renovasi sirkuit," katanya menambahkan. Demi mendukung Sirkuit Gokart Sentul sebagai lokasi kejuaraan internasional, pihak pengelola juga memberlakukan aturan yang ketat terutama untuk kegiatan balap motor. Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi lintasan sirkuit. "Kami telah membuat aturan baru untuk balapan roda dua agar menggunalak "foot step" yang bagian ujungnya harus diganti dengan bahan teflon atau karet agar jika motor jatuh tidak merusak aspal," kata Marketing & Promotion Office SIKMC, Haridarma Manoppo. Pria yang hingga saat ini masih membalap itu mengatakan, meski Sirkuit Gokart Sentul belum kembali dibuka, permintaan untuk menggelar kejuaraan gokart maupun balap motor mudah banyak yang masuk. Agenda pertama yang akan digelar adalah kejuaraan gokart Rotax Max Challenge round 4, 14-15 September. Selain itu ada kejuaraan balap motor Indoprix dan rencananya ada pula kejuaraan Matic Race tingkat Asia akhir tahun nanti. "Kami juga akan mendirikan Sentul Karting Academy yang berfungsi mencari bibit-bibit pebalap. Rencananya kami membidik anak mulai usia tujuh tahun dan pelaksanaannya saat liburan sekolah," kata Haridarma Manoppo menambahkan. Sebelum dilakukan pengaspalan ulang yang menghabiskan anggaran kurang lebih Rp3 miliar ini, kondisi lintasan cukup memprihatinkan. Lintasan balap banyak tambalan sehingga kondisinya tidak rata. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026