Logo Header Antaranews Sumbar

Bank Nagari gelar donor darah, rangkaian memperingati HUT RI

Senin, 28 Agustus 2023 18:06 WIB
Image Print
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad terlihat sedang menjalankan donoh darah, berserta jajaran manajemen lainnya turun berpartispasi. (ANTARA/HO-BN)

Padang (ANTARA) - Bank Nagari kembali menggelar aksi donor darah yang berkerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang, sebagai rangkaian memperingati HUT ke-78 Republik Indonesia.

Kegiatan sosial itu berlangsung di Kantor Pusat Bank Nagari, Jalan Pemuda Kota Padang, Senin.

Kegiatan Donor Darah tersebut diikuti oleh Direktur Utama beserta Jajaran Direksi, beserta Karyawan / ti di Kota Padang, Isbanda, Dana Pensiun Bank Nagari, dan Koperasi Bank Nagari.

Hingga akhir kegiatan, jumlah kantong darah yang berhasil terkumpul yakni sebanyak 90 kantong.

Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad mengatakan, kegiatan donor darah ini adalah dalam rangka kemanusiaan menuju pintu surga.

Untuk itu pihaknya akan terus mengupayakan agar kegiatan tersebut dapat dilakukan setidaknya dalam jangka waktu dua bulan sekali.

“Itu akan kita upayakan, dengan cara kita umumkan terus. Sehingga kita punya partisipan sebagai anggota pendonor lewat Bank Nagari. Selain itu, nasabah kita banyak, bisa kita panggil. Termasuk juga karyawan kita yang ada di kantor utama, dan beberapa cabang yang ada di Kota Padang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Padang dr. Widyarman mengatakan, kegiatan donor darah sangat bermanfaat bagi PMI.

Hal ini mengingat sekarang PMI membutuhkan darah yang permintaannya selalu meningkat dikarenakan bertambahnya rumah sakit, bertambahnya orang sakit sementara stok darah yang bisa dikatakan selalu kekurangan.

“Dalam hal ini, kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Bank Nagari ini sangat membantu dan kami mohonkan juga kalau kegiatan donor darah ini bisa dilakukan seperti insatansi lain yang melakukan kegiatan donor darah ini satu kali dalam dua bulan,” harapnya.

Dijelaskan, rata-rata dalam sehari kebutuhan darah mencapai 200 kantong. Untuk itu, pihaknya terus mengupayakan menambah stok darah dengan cara berkeliling ke instansi-instansi, kantor-kantor, kampus, termasuk perbankan.

“Seperti diketahui, dengan banyaknya kebutuhan darah, apabila kita tidak bisa menyediakannya, berarti kita tidak bisa menolong orang yang sedang membutuhkan. Karena setetes darah sangat penting bagi kehidupan,” pungkasnya.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026