Logo Header Antaranews Sumbar

Demam Berdarah Catat 513 Kasus di Hanoi

Sabtu, 31 Agustus 2013 19:01 WIB
Image Print

Hanoi, (Antara/VNA-0ANA) - Sebanyak 513 kasus demam berdarah telah dilaporkan di ibu kota Vietnam Hanoi sejauh tahun 2013, meningkat 20 persen tahun-ke-tahun, menurut Departemen Kesehatan Kota Sabtu. Departemen telah membentuk tim pengawasan untuk bekerja dengan pemerintah setempat membantu warga mengatasi penyakit ini, kata Wakil Direktur Departemen Kesehatan Hoang Duc Hanh. Di Vietnam, demam berdarah biasanya berpuncak di musim panas yang diselingi hujan pada Juli dan Agustus. Virus dengue ini paling sering ditularkan oleh nyamuk. Laporan-laporan sebelumnya menyatakan, penyakit demam berdarah telah mencapai masa puncaknya, dengan pertumbuhan dramatis dalam jumlah pasien tertular penyakit akibat nyamuk di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, kata para dokter memperingatkan. Nguyen Thanh Tung, kepala departemen pengendalian infeksi di Rumah Sakit Kota HCM untuk Penyakit Tropis, mengatakan jumlah penderita infeksi bulan ini telah meningkat tiga kali lipat dibanding bulan-bulan lainnya tahun ini. Hampir 30 orang dirawat di rumah sakit setiap hari dengan kasus demam berdarah, katanya. Ia telah merawat 3.000 pasien DBD tahun ini, dengan orang dewasa meningkat dua kali jumlah pasien anak. Nguyen Bao Nhi, seorang gadis lima tahun dari Provinsi Long An, didiagnosa menderita demam berdarah dan dipindahkan ke Rumah Sakit Kota HCM untuk Penyakit Tropis dengan komplikasi parah, termasuk hati dan gagal ginjal. Dia mengalami demam tinggi dan muntah terus-menerus, tetapi kondisinya telah stabil sesudah dua pekan pengobatan intensif di rumah sakit. Dokter mengatakan wabah itu akan berlangsung selama musim hujan, yang biasanya berakhir pada November, dan memperingatkan warga kota untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap hal itu. Orang harus diperiksa oleh dokter jika demam tinggi berlangsung selama lebih dari dua hari, kata mereka. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026