Logo Header Antaranews Sumbar

Vietnam Diperingatkan Hadapi Cuaca Ekstrem

Jumat, 23 Agustus 2013 17:34 WIB
Image Print

Hanoi, (Antara/Xinhua-0ANA) - Vietnam menghadapi suhu yang lebih tinggi, total curah hujan musim panas yang lebih rendah, badai kuat, dan naiknya permukaan air laut dari sekarang sampai tahun 2050, para ahli memperingatkan pada konferensi di Hanoi, Kamis. Diselenggarakan bersama oleh Institut Meteorologi, Hidrologi dan Lingkungan Vietnam, Universitas Ilmu Pengetahuan Alam dan Organisasi Riset Industrial Australia serta Organisasi Industri Penelitian, konferensi membahas evaluasi iklim masa depan dengan perkiraan resolusi tinggi di Vietnam, demikian dilaporkan radio yang dikelola negara Voice of Vietnam. Para ahli memperkirakan bahwa suhu di Vietnam utara akan naik sekitar 0,8-3,4 derajat Celsius pada tahun 2050, dan terus meningkat pada akhir abad ke-21. Gelombang frekuensi hari-hari terpanas pasti akan mempengaruhi produksi pertanian. Curah hujan musim panas akan menurun di sebagian besar wilayah. Tetapi wilayah tengah bisa cenderung meningkat dengan curah hujan saat musim panas meningkat. Badai dapat menjadi langka tapi lebih intens, mengancam banjir bandang dan tanah longsor di utara pegunungan rentan, provinsi tengah dan provinsi dataran tinggi tengah. Perkiraan resolusi tinggi menunjukkan permukaan laut naik dari 100 mm sampai 400 mm sepanjang garis pantai sampai akhir abad ke-21, berdampak negatif terhadap biologi kelautan dan masyarakat pesisir. (*/wij)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026