Logo Header Antaranews Sumbar

Pertama, irigasi pertanian dibangun di Malalak Barat melalui pokir DPR RI

Kamis, 23 Februari 2023 16:23 WIB
Image Print
Legislator RI Ade Rezki Pratama bersama petani di Nagari Malalak Barat Kabupaten Agam. (Antara/Al Fatah)

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Pusat melalui dana pokok pikiran anggota DPR RI Ade Rezki Pratama memberikan bantuan pembangunan irigasi pertanian di Malalak Barat, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Alhamdulillah, ini sejarah, pertama kalinya kampung kami sejak jaman kemerdekaan diberikan bantuan pemerintah pusat di bidang pertanian berupa pembangunan saluran irigasi," kata warga setempat yang menjadi Ketua Kelompok Tani, Hendri Dunan di Bukittinggi, Kamis.

Ia mengatakan jarak yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Agam di Lubuk Basung dan kondisi jalan yang sempit serta terjal menjadi alasan daerah di Nagari Malalak Barat ini selama ini kurang diperhatikan.

"Banyak sawah kami yang gagal panen selama ini karena aliran air yang tidak mampu kami kontrol sempurna," katanya.

Ia bersama ratusan warga lain yang tergabung di kelompok tani Bukik Lasung Batang merasa terbantu dengan program pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pokok pikiran Ade Rezki.

Sementara Ade Rezki Pratama mengatakan bantuan senilai Rp200 juta diberikan untuk program ketahanan pangan yang menjadi salah satu investarisir pemerintah pusat untuk menjadi skala prioritas

"Saluran irigasi sejauh 200 meter lebih ini melingkupi lahan pertanian warga seluas 35 hektare. Perhatian negara tidak di kotak-kotak, jika memang baru pertama bantuan pertanian ini diterima. Itu kemungkinan karena hasil urung rembuk warga yang baru tersampaikan," katanya.

Ia berharap pembangunan saluran irigasi mampu dikerjakan maksimal secara swadaya oleh petani setempat.

"Karena tentu warga yang 99 persen petani ini yang lebih mengetahui keperluan mereka, kami juga akan memperjuangkan pemasaran beras daerah ini nanti, mari sama dijaga untuk ketahanan pangan kita semua," katanya.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Agam, Ade Yusuf Tamrin mengakui pemerintah daerah setempat kekurangan anggaran dalam pembangunan irigasi hingga sangat mengapresiasi langkah yang dimudahkan oleh anggota DPR RI.

"Kami akui Pemda tidak memiliki anggaran dan DAK yang belum disetujui karena belum memiliki Perda Pangan Berkelanjutan. Dengan akses yang dimilikinya, Ade Rezki mampu membantu Malalak Barat di bidang pertanian, sangat kami apresiasi," kata dia.

Ia mengatakan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi dan jalan usaha tani akan mampu meningkatkan produksi beras di Malalak Barat yang saat ini memiliki angka surplus mencapai 100.000 ton.

"Semoga tetap difasilitasi, petani kita adalah orang-orang kuat, miris jika tidak diperhatikan, irigasi akan membuka kesempatan usaha baru bagi warga seperti kolam ikan dan lainnya karena akses air yang telah sempurna," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026