
Arus Kendaraan Menuju Jam Gadang Macet

Bukittinggi, (Antara) - Arus kendaraan menuju Taman Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sabtu, macet pada Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Pewarta ANTARA di lapangan melaporkan kemacetan tersebut karena volume kendaraan meningkat terutama karena banyaknya pengunjung ke sejumlah objek wisata. Objek wisata Bukittinggi yakni taman Jam Gadang, Lubang Japang dan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) atau kebun binatang semuanya berada di pusat kota, yang jalannya searah menuju Jam Gadang . Kemacetan kendaraan terjadi hanya dari arah Padang menuju Jam Gadang sehingga waktu tempuh bertambah 30 menit yang biasanya dari batas kota di daerah Birugo hanya 15 menit. Kemacetan sekitar 10 KM dari simpang Rumah Sakit Yarsi hingga ke Jam Gadang itu diperparah dengan banyaknya kendaraan warga yang melintas di perempatan Stasiun dari arah Aur Kuning dan perempatan Gedung Dewan Perwakilan Rakya Daerah (DPRD) arah objek wisata Panorama. Seorang pengemudi kendaraan, Sayuti, menyebutkan, kemacetan tidak terelakkan karena volume kendaraan jauh meningkat. Volume kendaraan yang meningkat didominasi roda empat yang berasal dari berbagai daerah di dalam dan luar Sumatera Barat. Kapolres Kota Bukittinggi Eko Nugrohadi, menyebutkan, pihaknya telah mendirikan pos pengamanan Lebaran di kawasan taman Jam Gadang dan menempatkan petugas di titik rawat macet. "Kita sudah menurunkan petugas lalu lintas pada titik potensi terjadi kemacetan," kata dia. Polres telah mendirikan pos pengamanan Lebaran yaitu di Pos Pam Jam Gadang 58 personel dan di Pos Pam Aur Kuning 44 personel. Selai itu di Pos Layanan Padang Luar 71 personel, Pos Layanan Mandiangin 42 personel, Pos Layanan Tanjung Alam 33 Personel dan Pos Layanan Baso 26 personel dan Kasub Satgas Sektor tujuh personel. "Penempatan petugas untuk pengamanan mudik Lebaran agar dapat mengatasi kemacetan mulai pada H-7 sampai H+7," kata dia. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
