
Suasana Lebaran di Pasaman Barat

Simpang Ampek, (Antara) - Suasana lebaran di Pasaman Barat masih mempertahankan tradisi halal bil halal sebagai sarana silaturrahmi antara keluarga dan warga. "Kegiatan kujungan ke rumah sanak keluarga merupakan agenda rutin. Selain itu kunjung mengunjungi antar sesama juga bertahan untuk lebih mempererat tali persaudaraan antara umat muslim seusai menjalankan ibadah puasa selama satu bulan lamanya,"kata salah seorang warga Simpang Ampek, Hen (29) Kamis. Dia mengatakan, kegiatan silaturahim merupakan salah satu bentuk kelengkapan ibadah umat Islam dalam melaksanakan hari kemenangan 1 Syawal 1434 Hijriyah. "Mudah mudahan dengan terselenggaranya agenda rutin halal bil halal seluruh ibadah kita semua selama bulan Ramadhan bisa diterima oleh Allah SWT,"kata dia. Menurut dia, silaturahim antar keluarga dan warga harus terus dilestarikan dan diteruskan oleh generasi muda sehingga keakraban keluarga dapat terjaga dan lestari. "Tradisi ini harus tetap terjaga sehingga hubungan antara generasi akan terus terjaga. Sehingga anak dan kemenakan mengetahui pentingnya silaturrahmi,"katanya. Warga lainnya, Jun, mengatakan kegiatan kunjung mengunjungi antara keluarga dan warga sekitar rutin dilakukan terutama bagi perantau yang pulang kampung. Ia mengatakan, mengunjungi keluarga sedarah merupakan hal yang "wajib" hukumnya bagi satu keluarga. Selain itu, antara sesama muslim juga disarankan untuk saling mengunjungi. "Pada hari pertama dan kedua lebaran biasanya digunakan untuk bersilaturrahmi antara keluarga dan warga. Pada hari berikutnya digunakan untuk pergi berlibur membawa anak dan kemenakan,"katanya. Dia menambahkan, usai merayakan Idul Fitri dan kunjung mengunjungi maka tradisi selanjutnya adalah mengadakan acara halal bil halal dengan mengundang warga yang ada di suatu komplek perumahan atau dalam satu kelurahan. (*/aml/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
