Logo Header Antaranews Sumbar

IPW: Polisi Harus Mawas Diri

Rabu, 7 Agustus 2013 12:47 WIB
Image Print

Jakarta, (Antara) - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan setiap petugas kepolisian harus lebih mawas dan melatih diri dengan maksimal terkait maraknya penembakan misterius terhadap anggota. "Instirusi Polri harus mencermati fenomena (penembakan) ini dengan serius dan melatih para anggotanya dengan maksimal," kata Neta melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu. Neta mengatakan upaya tersebut bertujuan agar polisi pada jajaran bawah memiliki wibawa dan disegani masyarakat, serta mengantisipasi pelaku kejahatan yang nekat menembak anggota kepolisian yang bertugas di lapangan. Berdasarkan catatan IPW, peristiwa penyerangan terhadap anggota kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya, telah terjadi tiga kali dalam kurun waktu sebulan terakhir. Sebelumnya, seorang anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Cilandak, Aiptu Dwiatno meninggal dunia, usai ditembak orang tidak dikenal di sekitar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Rabu sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa lainnya, empat orang pelaku kejahatan bersenjata tajam berupaya merampok dua anggota Polsek Kemayoran, Brigadir Polisi Elvin dan Brigadir Satu Ricky di Jalan Damar, Depan Gandhi School Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (6/8) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak mati seorang tersangka, Teja (18) dan tersangka Wawan Satria bin Alwi Bogis (20) mengalami luka tembak pada bagian kaki, sedangkan dua tersangka lainnya melarikan diri. Kejadian lainnya, seorang anggota Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono (53) juga menjadi korban penembakan dua orang pengendara motor di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Sabtu (27/7) sekitar pukul 04.30 WIB. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026