Logo Header Antaranews Sumbar

Sekitar 100 Pelarian Tahanan Libia Tertangkap Lagi

Senin, 29 Juli 2013 07:11 WIB
Image Print

Tripoli, (Antara/Reuters) - Sekitar 100 orang tahanan dari seribu tahanan yang kabur dari penjara di kota Benghazi, Libia timur, sudah tertangkap kembali, kata petugas keamanan, Minggu. Sekitar 1.117 tahanan pada Sabtu mendobrak pintu penjara Kuafiya di pinggiran kota dan melarikan diri. Petugas mengatakan terjadi serangan ke penjara dari luar tetapi di dalam juga terjadi keributan. Mohammed Sharif, kepala keamanan Benghazi mengatakan, beberapa tahanan menyerahkan diri dan kembali sedangkan sejumlah lainnya ditangkap. "Penjara sudah beroperasi kembali pagi ini," katanya kepada kantor berita Reuters. "Sebanyak 70 tahanan telah kembali dan 30 lainnya ditangkap di kota al-Marj dan tujuh orang ditangkap di Ajdabiyah. Mereka dibawa kembali ke Kuafiya," katanya menyebut kota di bagian timur Libia itu. Petugas mengatakan para pelarian itu termasuk narapidana kriminal dari negara-negara Afrika. Perdana Menteri Ali Zeidan membenarkan kejadian tersebut tetapi tidak menyebutkan angka. Ia mengatakan, serangan dilakukan oleh penduduk karena mereka tidak ingin ada penjara di dekat rumah mereka. Benghazi memperlihatkan peningkatan kekerasan sejak tahun lalu dengan terjadi sejumlah serangan pada pasukan keamanan juga sasaran pihak asing termasuk serangan terhadap perwakilan Amerika Serikat pada September yang menewaskan duta besar AS serta tiga warga AS lainnya. Bobolnya penjara pada Sabtu terjadi ketika ratusan orang menyerang Benghazi dan kantor-kantor Persaudaraan Muslim di Tripoli dan markas besar koalisi liberal di Ibukota yang dipicu oleh pembunuhan di Benghazi pada Jumat malam. Ratusan orang turun ke jalan mencela pembunuhan terhadap seorang politisi Abdelsalam al-Mosmary yang ditembak ketika meninggalkan masjid setelah ibadah sholat Jumat. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026