
Korps Marinir Siap Sukseskan Latgab TNI 2012

Surabaya, (ANTARA) - Sebanyak 880 prajurit Korps Marinir siap menyukseskan Latihan Gabungan (Latgab) TNI 2012 di Sangatta, Kalimantan Timur. Kesiapan itu digelar dalam apel pasukan yang dipimpin Danpasmar-1 Brigjen TNI (Mar) R. Gatot Suprapto mewakili Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington di Kesatrian Soepraptono, Semarung, Surabaya, Kamis. Dalam apel kesiapan pasukan pendarat itu juga digelar material tempur Korps Marinir untuk Latgab TNI 2012, yakni lima unit BMP-3F, 20 unit BTR-50, empat unit KAPA, empat unit BVP-2, dua unit Roket Multi Laras RM 70 Grad, dan tiga pucuk Howitzer 105 mm. "Latgab TNI 2012 merupakan rangkaian latihan yang bertingkat dan berlanjut untuk satuan-satuan TNI secara umum dan tentunya Korps Marinir pada khususnya," kata Dankormar dalam amanat yang dibacakan Danpasmar-1. Sebagai tahapan dari proses latihan gabungan, katanya, akan dilaksanakan manuver lapangan bagi setiap unsur secara sinergis sebagai implementasi dari geladi posko yang telah dilaksanakan. "Latihan Gabungan bertema 'Kogab TNI Melaksanakan Kampanye Militer di wilayah Kalimantan Timur dalam rangka Menegakkan Kedaulatan serta Keutuhan NKRI' itu menunjukkan konsistensi kita dalam menjaga kedaulatan NKRI serta meningkatkan profesionalisme kita sebagai prajurit pendarat amfibi," katanya. Selain itu, dalam manuver lapangan pada 11-30 November 2012, akan dilatihkan berbagai prosedur taktis dan teknis pada setiap tingkat satuan yang bermanuver beserta dengan Alutsista yang menjadi tanggung jawabnya. "Hal ini menuntut kesiapan mental dan fisik prajurit yang prima serta profesionalisme sesuai fungsi dan tugasnya, sekaligus kesiapan Alutsista menjadi bagian yang mendukung kesuksesan latihan yang akan dilaksanakan," katanya. Pada kesempatan tersebut, Komandan Korps Marinir mengharapkan seluruh prajurit yang terlibat Latgab TNI 2012 dapat mengaplikasikan semua materi yang telah didapatkan dalam latihan pada saat melaksanakan operasi sesungguhnya. Setelah gelar pasukan, acara dilanjutkan dengan istighatsah (doa memohon keselamatan secara massal) yang dipimpin Ketua MUI Jawa Timur KH Abdusshomad Bukhori dan diikuti seluruh peserta latihan. Sebelum gelar pasukan itu (7/11), Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) R. Gatot Suprapto diwakili Komandan Resimen Kavaleri-1 Marinir Kolonel Marinir Sarjito selaku Komandan Pasukan Pendarat (Pasrat) telah melaksanakan inspeksi personel dan material Pasukan Pendarat (Pasrat). (*/jno)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
