Logo Header Antaranews Sumbar

Agro solution diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian Sumbar

Jumat, 17 Juni 2022 17:57 WIB
Image Print
Gubernur Sumbar Mahyeldi bertemu Project Manager Agro Solution PT. Pupuk Indonesia, Burmansyah membahas Agro Solution. (ANTARA/Dokumentasi Diskominfotik Sumbar)

Padang (ANTARA) -

Program Agro Solution Membangun Nagari dari PT. Pupuk Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh produsen pupuk di Sumatera Barat diharapkan bisa mendukung peningkatan produksi produk pertanian di daerah itu sehingga meningkatkan daya beli petani.
"Ini adalah sebuah inovasi yang diharapkan bisa mendorong sektor pertanian Sumbar menuju era pertanian modern dan berkelanjutan. Sekaligus sebagai langkah nyata Perseroan mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Padang, Jumat.
Program Agro Solution adalah suatu ekosistem yang memberikan keterjaminan kepada petani untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraannya.
Ekosistem ini meliputi adanya agro input pada pupuk Indonesia group berupa penyediaan benih, pupuk dan pestisida serta memberikan bimbingan teknis agronomis kepada petani.
Mahyeldi mengatakan program itu sejalan dengan program unggul Sumbar yang salah satunya adalah mengalokasikan 10 persen APBD 2022 untuk sektor pertanian.
“Masyarakat Sumbar mayoritas adalah petani dan bergantung pada pertanian, karena itu kita mengalokasikan anggaran terbesar untuk sektor pertanian,” ujarnya.
Gubernur menyebut program Agro Solution Membangun Nagari tersebut bisa berefek langsung pada sektor pertanian termasuk BUMD sebagai lembaga pelaksana kegiatan di nagari.
Sementara itu Project Manager Agro Solution PT. Pupuk Indonesia, Burmansyah mengatakan dengan adanya program Agro Solution Membangun Nagari ini akan terbentuk ekosistem yang memberikan keterjaminan kepada petani untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraannya.
“Kita menyiapkan benih pupuk dan pestisida, serta memberikan bimbingan teknis agronomis kepada petani-petani, lalu kita melakukan kerjasama dengan beberapa stakeholder seperti Bank Nagari dan PT. Jasindo guna menunjang modal usaha dan asuransi usaha tani,” katanya.
Langkah yang dilakukan dalam program Agro Solution antara lain adalah mengkoordinir petani-petani, memberikan supervisi dan bimbingan teknis untuk membantu petani melakukan budidaya pertanian dengan tepat, membantu memberikan akses terhadap permodalan, baik lewat bank ataupun lembaga lainnya.
Selain itu, perusahaan juga membantu menyediakan agro input yang berkualitas seperti pupuk, benih dan pestisida. Lewat program ini pula, Pupuk Indonesia Grup mendorong optimalisasi pemanfaatan mekanisasi dan digitalisasi pertanian.
“Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan telah melakukan sosialisasi terkait program ini yang menghasilkan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Deklarasi Dukungan Bersama Membangun Nagari, yang dihadiri oleh Bupati Padang Pariman, Wakil Bupati Pesisir Selatan, serta OPD terkait,” katanya.
Menurutnya hasil dari kegiatan sosialisasi tersebut telah terbentuk lima BUMNag yang akan menjadi percontohan untuk dikelola bisnisnya. BUMNag tersebut diantaranya adalah BUMNag Bungo Kasiak, Parik Malintang, Pakandangan, Sunua Tangah, dan Sungai Gimba Ulakan.
Untuk mempercepat keberhasilan sosialisasi tersebut Burmansyah mengatakan pihaknya telah melakukan kolaborasi dengan PT. Tahzar Guna Mandiri serta beberapa BUMNag di Nagari.
Ia berharap kolaborasi dari ketiganya dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta produktivitas petani sehingga dapat meningkatkan nilai tukar tambah petani.***1***



Pewarta:
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2026