Logo Header Antaranews Sumbar

Persiapan Peluncuran Masjid Ramah Anak, pengurus Masjid Baitul Arafah kunjungi Masjid Darul Huda

Sabtu, 21 Mei 2022 19:00 WIB
Image Print
Pengurus Masjid Darul Huda Perumdam Punggai Kecamatan Nanggalo dikunjungi pengurus Masjid Baitul Arafah Banuaran Kecamatan Lubuk Begalung (Antara/HO)

Padang (ANTARA) - Pengurus Masjid Darul Huda Perumdam Punggai Kecamatan Nanggalo dikunjungi pengurus Masjid Baitul Arafah Banuaran Kecamatan Lubuk Begalung dalam rangka persiapan peluncuran Masjid Baitul Arafah sebagai Masjid Ramah Anak di Kota Padang.

Kunjungan dilakukan pada 20 Mei 2022. Dihadiri oleh perwakilan pengurus masjid, majelis taklim, remaja masjid, guru TPA-TPQ, Forum Anak Kecamatan Lubuk Begalung dan Yayasan Ruang Anak Dunia.

Ketua Umum Masjid Darul Huda Prajarso melalui siaran pers yang diterima di Padang, Sabtu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pengurus Masjid Baitul Arafah yang telah memilih dan berkunjung ke Masjid Darul Huda untuk melakukan kunjungan dalam rangka persiapan peluncuran masjid ramah anak.

"Tentunya kunjungan ini tidak terlepas dari pengalaman Masjid Darul Huda yang telah melaksanakan peluncuran masjid ramah anak di kota Padang 2021 . Kami siap berbagi informasi dan motivasi yang dibutuhkan supaya persiapan kegiatan peluncuran masjid ramah anak dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.

Untuk program masjid ramah anak di Masjid Darul Huda pengurus memiliki beberapa program ramah anak untuk mewujudkan masjid ramah anak yaitu fasilitas internet gratis di masjid yang digunakan anak-anak di lingkungan masjid untuk belajar online pada masa pandemi COVID-19 yang bekerjasama dengan Dinas Kominfo.

"Alhamdulillah kami sudah memiliki pustaka masjid yang juga berkolaborasi dengan dinas perpustakaan dan kearsipan untuk pustaka keliling bagi anak," kata dia.

Selain itu pihaknya juga mempunyai alat permainan edukatif ular tangga raksasa yang mempunyai pesan pemenuhan dan perlindungan hak anak, bekerja sama dengan Yayasan Ruang Anak Dunia.

Lantai atas masjid akan dibuat sebagai selter dan membuat toilet serta tempat wudhu khusus anak.

Disamping fasilitas fisik, pihaknya juga memiliki kegiatan yang mendukung komitmen mewujudkan masjid ramah anak, diantaranya kegiatan belajar agama islam bagi anak TPQ dengan jumlah murid 150 anak yang juga membuka kelas
tahfidz dan tilawah.

Kemudian melaksanakan kajian mingguan remaja masjid, kegiatan didikan subuh yang diselingi jalan santai setiap dua kali sebulan, menyediakan saf khusus anak, memberikan santunan bagi anak yatim setiap bulan Ramadhan dan memasuki tahun ajaran baru sekolah.

Lalu bekerja sama dengan dunia usaha seperti perbankan dan anggota legislatif untuk meningkatkan fasilitas dan kegiatan mendukung masjid ramah anak.

Semua itu dilakukan sebagai wujud menjadikan masjid sebagai sarana bagi anak untuk beribadah, belajar, bermain dan mendapatkan perlindungan hak anak. Kami selalu membuka diri untuk semua pihak berkolaborasi supaya jamaah khususnya anak senang dan gemar datang ke masjid untuk melakukan hal-hal positif, ujarnya.

Ketua TPQ Masjid Baitul Arafah Deflaming mengaku banyak mendapatkan informasi dan motivasi positif dari Masjid Darul Huda untuk dapat diadaptasikan di Masjid Baitul Arafah.

Secara umum, terdapat beberapa kesamaan program yang telah juga dilakukan di Masjid Baitul Arafah. Namun, kegiatan peluncuran masjid ramah anak ini juga menjadi hal yang penting bagi kami untuk mendeklarasikan bahwa Masjid Baitul Arafah juga memiliki komitmen mengimplementasikan masjid ramah anak untuk mendukung Kota Padang Layak Anak.

Ia menyampaikan peluncuran Masjid Baitul Arafah sebagai masjid ramah anak akan diselenggarakan pada 29 Mei 2022 dengan mengundang Wali Kota Padang, Ketua DMI Kota Padang, Yayasan Ruang Anak Dunia, Forum Anak dan unsur pemerintahan terkait.

Manajer Program Yayasan Ruang Anak Dunia, Wanda Leksmana mengapresiasi Masjid Baitul Arafah yang memiliki semangat perlindungan anak untuk mendukung Kota Padang Layak Anak melalui penyelenggaraan Masjid Ramah Anak.

Komitmen tersebut harus mendapat dukungan dari pihak terkait. Karena pengembangan Masjid Ramah Anak memang seharusnya dimulai dari keinginan pengurus masjid bersangkutan untuk mendeklarasikan sebagai masjid ramah anak.

Ia berharap akan ada masjid-masjid lainnya di Kota Padang melakukan peluncuran masjid ramah anak, sehingga minimal satu kecamatan memiliki satu masjid ramah anak.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026