Logo Header Antaranews Sumbar

Kasus positif COVID-19 di Pasaman Barat bertambah 23 orang

Kamis, 24 Februari 2022 18:46 WIB
Image Print
​​​​​​​Dinas Kesehatan Pasaman Barat terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan dalam rangka menekan penyebaran COVID-19 yang terus bertambah di daerah itu. (Antarasumbar/Altas Maulana)
Selama 2022 hingga hari ini total kasus mencapai 94 kasus dengan rincian dua orang meninggal dunia, 11 orang sembuh dan 81 orang dirawat dan isolasi mandiri,

Simpang Empat (ANTARA) - Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat bertambah 23 orang sehingga total kasus mencapai 94 orang hingga Kamis.


"Selama 2022 hingga hari ini total kasus mencapai 94 kasus dengan rincian dua orang meninggal dunia, 11 orang sembuh dan 81 orang dirawat dan isolasi mandiri," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia di Simpang Empat, Kamis.


Ia mengatakan dari pasien positif yang melakukan pemeriksaan lanjutan diketahui merupakan COVID-19 varian omicron.


"Kemungkinan yang positif COVID-19 merupakan varian omicron termasuk yang tidak melakukan pemeriksaan lanjutan karena mereka kontak erat dengan pasien yang omicron," sebutnya.


Menurutnya gejala COVID-19 varian omicron itu memiliki gejala lebih ringan dari varian delta namun penularannya sangat cepat.


Bagi yang terkena omicron tetap ada yang bergejala dan ada yang tidak. Bergejala seperti demam, batuk pilek, sakit kepala, muntah dan sesak nafas.


"Gejalanya tidak terlalu parah, apalagi masyarakat sudah banyak yang melakukan vaksin," katanya.


Menyikapi itu, pihaknya terus melakukan pelacakan atau tracking, pengujian atau testing dan terus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.


Ia mengajak masyarakat tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas keluar rumah.


"Saat ini Pasaman Barat sudah PPKM level dua COVID-19. Mari bersama-sama menjaga diri dan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan," ajaknya.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026