Logo Header Antaranews Sumbar

Tim auditor Baharkam Polri kunjungi PT Semen Padang

Selasa, 21 Desember 2021 17:36 WIB
Image Print
Direktur Operasi PT Semen Padang, Asri Mukhtar (lima dari kiri) foto bersama dengan Tim Auditor  Dirpamobvit Baharkam Polri di sela-sela Bimtek Implementasi Sistem Manajemen Pengmanan di Ruang Rapat Lantai I Kantor Pusat PT Semen Padang. (Antarasumbar/HO-PT Semen Padang)
Kami menyadari  penerapan SMP dari Perkap 24/2007 ke Perpol 7/2019 membutuhkan upaya penyesuaian yang cukup besar,

Padang (ANTARA) - Tim Auditor Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) dari Ditpamobvit KorsbharaBaharkam Polri mengunjungi PT Semen Padang untuk melakukan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi SMP pada 20-24 Desember 2021.


Direktur Operasi PT Semen Padang, Asri Mukhtar di Padang, Selasa, mengatakan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sudah diimplementasikan di PT Semen Padang sejak 2012, dengan menggunakan standar penilaian berdasarkan Perkap No 24 tahun 2007.


Menurut dia tujuan penerapan SMP untuk menciptakan sistem pengamanan di perusahaan sebagai salah satu objek vital nasional dengan melibatkan integrasi seluruh pihak untuk mencegah dan mengurangi kerugian akibat ancaman, gangguan dan bencana serta mewujudkan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.


Sertifikasi SMP, katanya juga akan meningkatkan motivasi dan sekaligus enforcement dalam implementasi SMP serta meningkatkan keefektifan Sistem Manajemen Pengamanan di perusahaan dengan mengacu kepada standard yang telah teruji dengan menetapkan sertifikasi SMP sebagai salah satu indikator kinerja (KPI) di bidang pengamanan.


"Kami menyadari penerapan SMP dari Perkap 24/2007 ke Perpol 7/2019 membutuhkan upaya penyesuaian yang cukup besar. Untuk itu, kami berharap kegiatan Bimbingan Teknis ini akan memberi panduan dan arahan praktis , mengenai apa dan bagaimana metoda yang tepat sasaran dalam mengimplementasikan SMP di perusahaan ini," ujarnya.

Sementara Penanggung Jawab Tim Auditor Dirpamobvit Baharkam Polri, Brigjen Pol Suhendri menjelaskan Bimtek ini dilakukan untuk memotret kesiapan PT Semen Padang dalam mengimplementasikan SMP berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol Nomor 7/2019 dan peraturan perundangan terkait lainnya di Indonesia.


Ia mengatakan Tim Auditor akan menyampaikan sosialisasi Perpol No 7/2019 dan aturan teknis pelaksanaannya.


Selanjutnya, akan dilakukan interview with Top Management terkait Komitmen dan Kebijakan SMP Obvit, Pola Pengamanan, Konfigurasi Pengamanan, Standar kemampuan pelaksana pengamanan, Monev.


Kemudian management representative untuk melihat Komitmen dan Kebijakan SMP Obvit, Pola Pengamanan, Konfigurasi Pengamanan, Standar kemampuan pelaksana pengamanan, dan monev.


"Tim Auditor juga akan melakukan pertemuan dengan unit-unit terkait untuk melihat Pola Pengamanan, Konfigurasi Pengamanan, Standar kemampuan, dan pelaksana pengamanan," katanya.


Bimtek implementasi SMP ini merupakan tindak lanjut dari Kesepakatan Bersama Pedoman Kerja Teknis (PKT) antara PT Semen Padang dengan Direktorat Pengamanan Obyek Vital Korps Shabara Baharkam Polri.


PKT tersebut sebagai pedoman kerja lapangan dalam rangka pelaksanaan Bimtek terhadap PT Semen Padang. Sedangkan tujuannya adalah terwujudnya sinergi, kesamaan persepsi dan sikap serta tindakan antara PT Semen Padang dengan Polri untuk kelancaran operasional tugas dengan program yang akan dilaksanakan dalam PKT ini.


Kesepakatan bersama ini meliputi sejumlah program kegiatan berupa bintek, seperti supervisi dan verifikasi. Kemudian, audit Sistim Manajemen Pengamanan (SMP), klarifikasi, sertifikasi dan pencabutan sertifikasi.


Tim Auditor yang datang yaitu Dirpamobvit Baharkam Polri Brigjen Pol Suhendri sebagai penanggung jawab bimtekdengan anggota Kombes Pol Zuhdi Bahruddin Arrazuli, Kombes Pol. Sugeng Utomo, Debbie Novia Rizal, Mangasa Ritonga, Angelo M. Turang, dan Delfita.



Pewarta:
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2026