Logo Header Antaranews Sumbar

BNPB Padamkan Satu Titik Api di Rohil

Senin, 1 Juli 2013 15:20 WIB
Image Print
Kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Badan Penanggulangan Bencana Nasionl (BNPB) berupaya memadamkan satu titik api di Rokan Hilir, Senin, yang merupakan salah satu titik kebakaran hutan di Riau. "Upaya tersebut dilakukan menggunakan teknologi modifikasi cuaca (TMC) dengan penyemaian menggunakan tiga sorti penerbangan, yaitu satu sorti dengan pesawat Hercules dan sorti kedua dengan pesawat Cassa," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat di Jakarta, Senin. Adapun bom air (water booming), lanjut Sutopo, diluncurkan dengan dua helikopter Bolco, satu helikopter bantuan dari PT Riau Andalan Pulp and Paper, dan satu helikopter milik PT Sinar Mas Group dilaksanakan di wilayah Siak dan Dumai. "Polisi Kehutanan Reaksi Cepat 15 satuan setingkat kompi dan satuan organik giat patroli dan pemadaman di Rokan Hilir, Dumai dan Bengkalis dikumpulkan seluruh pengusaha Riau untuk menciptakan alat pemadaman," katanya. Menurut dia, kualitas udara di Bengkalis baik dengan 43 polutan standar indeks (PSI). Sutopo mengatakan bahwa tim dari Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup, Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) dan Dinas Kehutan ikut bergabung dalam upaya pemadaman tersebut. Menginjak hari ke-10 pelaksanaan penanggulangan asap di Riau, kata dia, beberapa indikator dari kebakaran lahan dan hutan telah menunjukkan hal positif. Berdasarkan pantauan titik api menggunakan satelit NOAA maupun satelit Terra/Aqua MODIS menunjukkan titik api berkurang. Berdasarkan pantauan NOAA pada tanggal 22 Juni terdapat 92 titik api, kemudian pada tanggal 24 Juni mencapai 265 titik api, selanjutnya pada hari Sabtu (29/6) tersisa satu titik api. Hal tersebut, menurut dia, berpengaruh pada jarak pandang yang menunjukkan tebal tipisnya asap di udara dan indeks kualitas udara menunjukkan peningkatan kualitas udara. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026