Logo Header Antaranews Sumbar

12 Calon Haji Pasaman Barat Gagal Berangkat

Minggu, 30 Juni 2013 12:19 WIB
Image Print
Ibadah haji. (Antara)

Simpang Ampek, (Antara) - Sebanyak 12 orang calon jemaah haji Kabupaten Pasaman Barat, gagal berangkat ke Tanah Suci pada 2013 karena adanya kebijakan secara nasional terkait pembatasan kouta haji dari Pemerintah Arab Saudi. Kepala Kantor Kementrian Agama Pasaman Barat Abdel Haq didampingi Humas setempat Guzmizar di Simpang Ampek, Minggu, mengatakan calon haji yang batal berangkat itu karena adanya kebijakan secara nasional akibat pembatasan kouta. "Dari 140 calon haji hanya 128 orang yang akan berangkat, sedangkan 12 orang yang tertuda akan diberangkat pada tahun berikutnya," kata dia. Dia mengatakan bahwa ke-12 orang calon haji itu batal berangkat sesuai dengan nomor urut pendaftaran. "Berdasarkan nomor porsi pendaftaran maka diambillah 12 dari bawah yang gagal berangkat. Mereka diprioritaskan akan berangkat 2014," katanya. Menurutnya, jika dibandingkan tahun sebelumnya terjadi penurunan. Sebelumnya calon jemaah haji dari Pasaman Barat mencapai 267 orang. Kini Kemenag setempat telah memulai dengan melaksanakan manasik haji di tingkat kabupaten dan kecamatan. Direncanakan manasik ditingkat kabupaten akan dilaksanakan sebanyak empat kali sedangkan di tingkat kecamatan sebanyak 12 kali. "Mudah-mudahan semua calon haji bisa mengikuti rangkaian persiapan menjelang keberangkatan haji nantinya,"ujar dia. Semua tahapan yang dilatih dalam manasik haji akan diterapkan selama beribadah di tanah suci. Untuk itu pihaknya menganjurkan semua calon jemaaah haji mengikuti semua tahapan itu. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa minat masyarakat untuk naik haji cukup tinggi. Sebanyak 3.000 orang harus menunggu antrean hingga 2024. "Masyarakat yang mau menunaikan haji cukup banyak. Mereka harus bersabar menunggu antrean karena terbatasnya kouta setiap tahunnya," kata dia. (*/aml)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026