Logo Header Antaranews Sumbar

Sudah lebih 90 persen ASN di Payakumbuh yang divaksin COVID-19

Kamis, 21 Oktober 2021 13:40 WIB
Image Print
Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda saat datang langsung untuk memantau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Sapu Jagad di kawasan perkantoran Pemerintah Kota di Padang Kaduduak. (Antara/Akmal Saputra)

​​​​​​​Payakumbuh (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat Rida Ananda menyebutkan bahwa sudah lebih dari 90 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah tersebut yang telah divaksin COVID-19.

"Kalau ASN kita itu sudah di atas 90 persen, sedangkan yang belum itu memang yang tidak bisa atau belum diizinkan untuk divaksin karena ada riwayat sakit," kata Rida saat memantau langsung pelaksanaan gebyar vaksinasi Sapu Jagat COVID-19, Kamis.

Ia mengatakan sesuai dengan arahan Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, ASN yang belum divaksin tidak boleh datang ke kantor untuk bekerja. ASN di Kota Payakumbuh kurang lebih berjumlah 3000 orang.

"Tapi kalau yang dapat membuktikan bahwa mereka memang belum direkomendasikan untuk menerima vaksin tetap boleh masuk ke kantor. Tentu tidak bisa kita paksakan mereka untuk divaksin," kata dia.

Hingga saat ini menurutnya memang belum ada ASN di Kota Payakumbuh yang dilarang atau disanksi karena tidak divaksin.

"Walaupun sudah 90 persen yang divaksin, tapi di kantor ASN kita harus tetap mengikuti protokol kesehatan dengan terus menggunakan masker di lokasi kerja," ungkapnya.

Selanjutnya, Rida mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Payakumbuh memang sedang fokus dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19 dengan menggelar Gebyar Vaksinasi Sapu Jagat selama Oktober 2021.

"Target kita itu sampai dengan akhir Oktober, masyarakat kita di Kota Payakumbuh yang sudah divaksin itu di atas 60 persen," ujarnya.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan gebyar vaksinasi Sapu Jagat seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan instansi lainnya terlibat dengan melaksanakan di kantor masing-masing.

"Salah satu tujuannya itu agar masyarakat kita lebih mudah dalam mencari tempat pelaksanaan vaksinasi COVID-19, semoga dengan ini banyak masyarakat yang mau untuk divaksin," kata dia.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026