Diperkirakan meninggal sudah dua hari, mayat ditemukan dalam sumur di Agam

id penemuan mayat,damkar agam

Diperkirakan meninggal sudah dua hari, mayat ditemukan dalam sumur di Agam

Jasad Nofrianto ditemukan meninggal dalam sumur dievakuasi tim penyelamat. (Antara/HO-Dokumen Pribadi)

​​​​​​​Bukittinggi (ANTARA) - Sesosok mayat yang diperkirakan telah meninggal selama dua hari ditemukan dalam sebuah sumur sedalam 14 meter di Nagari Canduang Koto Laweh, Agam, Sumatera Barat, Selasa (12/10) malam.

"Korban atas nama Nofrianto (46) yang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di dalam sumur di pekarangan rumahnya," kata Komandan Regu Damkar Agam, Alex di Bukittinggi, Rabu.

Menurutnya, informasi awal diberikan oleh Sekretaris Nagari yang kemudian ditindak lanjuti dengan mengirim regu penyelamat ke Jorong XII Kampuang Nagari Canduang Koto Laweh.

"Butuh waktu sekitar satu jam untuk evakuasi mayat ini, keadaan mayat sudah menimbulkan bau tetapi tidak kaku karena terendam dalam air sedalam tiga meter," kata dia.

Wali Nagari Nagari Canduang Koto Laweh, Sahendra mengatakan korban menempati rumah tersebut hanya sendirian.

"Tetangga dan warga sekitar curiga karena korban sudah beberapa hari tidak tampak keluar dari rumahnya," kata Sahendra.

Ia mengatakan, warga kemudian memanggil saudara korban yang tinggal di daerah lain untuk datang dan memeriksa keberadaan korban ke dalam rumah.

"Setelah diperiksa, ternyata korban berada dalam posisi tertelungkup di dalam sumur yang ada di lokasi rumahnya," kata dia.

Menurutnya, korban dicurigai jatuh ke dalam sumur karena penyakitnya kambuh saat mengerjakan sesuatu di sekitar sumur tua tersebut.

"Namun untuk pastinya kita belum mengetahui secara pasti, yang jelas almarhum orang baik dan terkenal ramah di lingkungan warga," kata Sahendra.

Korban langsung dimakamkan Selasa malam di pemakaman warga dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum.

Proses pemakaman dilakukan secara gotong royong oleh warga dibantu Dinas Sosial, Pemerintah Nagari dan Damkar Agam.
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2021