Logo Header Antaranews Sumbar

Dansatgas optimistis program TMMD-112 Solok tercapai 100 persen

Minggu, 10 Oktober 2021 17:02 WIB
Image Print
Dandim 0309/Solok, Letkol Arm Reno Triambodo saat pimpin upacar peringatan HUT TNI secara virtual (ANTARA/HO-Polres Solok)

Solok (ANTARA) - Dansatgas TMMD Reguler ke-112 Kodim 0309/Solok, Letkol Arm Reno Triambodo optimistis program TMMD yang digelar di Nagari Koto Sani dan Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumbar bisa tercapai 100 persen menjelang penutupan nanti.

“Kita optimistis program TMMD akan tercapai 100 persen jelang penutupan, anggota di lapang dengan dibantu warga dapat menyelesaikannya sebelum penutupan, sesuai dengan target yang direncanakan,” kata Reno di Solok, Minggu.

Ia juga mengatakan secara keseluruhan pekerjaan program TMMD di lapangan telah hampir rampung dengan persentase 85 persen lebih. Tinggal di beberapa sasaran saja yang mesti dikebut agar bisa tuntas sempurna jelang penutupan nanti.

"Pelaksanaan TMMD reguler ke-112 tersisa empat hari efektif menjelang penutupan pada 14 Oktober mendatang. Satgas TMMD terus berjibaku menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan pada sasaran-sasaran fisik yang belum tuntas," ucap dia.

Selain itu, di sasaran irigasi Bandar Karang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak para warga saling bahu-membahu, bergotong royong dengan harapan pengerjaannya bisa selesai tepat waktu sebelum TMMD resmi ditutup.

"Kami berharap kegiatan TMMD ini bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat serta dapat mewujudkan ketahanan wilayah dan pangan di dua nagari itu, khususnya Nagari Tanjung Alai karena ada sasaran inti pembukaan jalan usaha tani (JUT)," ucap Letkol Reno.

Penghujung pelaksanaan TMMD ini, perkembangan kegiatan pada sasaran fisik rata-rata sudah mencapai di atas 80 persen kecuali irigasi Banda Karang Panjang 136 meter dengan capaian 65 persen dan rehab lapangan sepak bola 78 persen.

Sisanya, peningkatan jalan Aia Angek ke Ikua Danau dengan 252 meter telah mencapai 87 persen, rehab lima unit rumah tidak layak huni (RTLH) milik Alidus dan Murni terealisasi masing-masing 92 persen.

Sementara, tiga unit milik Lismawarni, Hendrianto dan Pardi tercapai pelaksanaannya mencapai 87 persen. Untuk sasaran utama pembukaan jalan usaha tani sepanjang 1.127,8 meter dan lebar 5 meter telah hampir rampung dengan realisasi 92 persen.

Sasaran non fisik, yakni empat kali penyuluhan pertanian, penyuluhan KB kes dan pemutaran film KB, penyuluhan kesadaran bela negara, penyuluhan bencana alam, penyuluhan narkoba, penyuluhan KPM program keluarga harapan, senam massal dan sosialisasi terhadap pemuda nagari, serta sosialisasi lainnya yang telah terlaksana 100 persen.

Sisanya yang belum terealisasi, yakni penyuluhan peternakan, penyuluhan kerukunan beragama, sosialisasi stunting, sosialisasi Posyandu, dan sosialisasi Posbindu penyakit tidak menular (PTM).



Pewarta:
Editor: Ikhwan Wahyudi
COPYRIGHT © ANTARA 2026