
Pejabat: Afrika Selatan Kirim Tentara ke DRC

Pretoria, (Antara/Xinhua-OANA) - Afrika Selatan akan mengirim tentara ke Republik Demokratik Kongo (DRC) untuk bergabung dengan misi perdamaian PBB, kata Wakil Menteri Kerja Sama dan Hubungan Internasional Ebrahim Ebrahim pada Jumat (21/6). Ebrahim tidak menjelaskan berapa jumlah tentara Afrika Selatan yang telah dikirim ke DRC. Afrika Selatan telah menjanjikan lebih dari 1.300 prajurit untuk brigade 3.500-anggota itu. "Tentara Afrika Selatan berada dalam perjalanan ke DRC sekarang," kata Ebrahim kepada wartawan di Pretoria setelah taklimat mengenai perkembangan internasional. Selain Afrika Selatan, Tanzania dan Malawi juga telah menyampaikan komitmen untuk menyumbang tentara buat brigade tersebut --yang misinya ialah untuk menghadapi gerilyawan di Wilayah DRC, yang bermasalah. Tentara Tanzania sudah berada di lapangan, kata Ebrahim sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu sore. Pada 28 Maret, Dewan Keamanan PBB mensahkan satu brigade campur tangan buat DRC, dengan mandat untuk melakukan aksi militer terhadap kelompok gerilyawan guna membantu mewujudkan perdamaian buat bagian timur negeri itu, yang dilanda konflik. Pemerintah Afrika Selatan menghadapi tekanan mengenai pengiriman pasukan pemelihara perdamaian karena banyak prajurit militer jadi korban pada 23 Maret. Saat itu, 13 prajurit pemelihara perdamaian Afrika Selatan tewas dan 27 lagi cedera sewaktu terlibat pertempuran melawan gerilyawan di luar Ibu Kota Republik Afrika Tengah (CAR), Bangui. Afrika Selatan menarik tentaranya dari CAR pada April. Namun Pemerintah Afrika Selatan menyatakan korban jiwa di pihak tentara Afrika Selatan di CAR takkan menghalangi Angkatan Bersenjata Pretoria untuk melaksanakan tugas lain. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
