Dari sektor ini, Pemkab Padang Pariaman sasar investasi

id berita padang pariaman,berita sumbar,investasi

Dari sektor ini, Pemkab Padang Pariaman sasar investasi

Papan nama puncak Anai di Dempo Anai Land di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. (Antarasumbar/Aadiaat M. S. )

Investasi di Padang Pariaman saat ini memang mengalami penurunan tetapi kami optimis untuk mencapai target,
Parit Malintang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman, Sumatera Barat saat ini menyasar investasi dari sektor pariwisata yang diharapkan dapat meningkatkan realisasi penanaman modal di daerah itu pada masa pandemi COVID-19.

"Investasi di Padang Pariaman saat ini memang mengalami penurunan tetapi kami optimis untuk mencapai target. Salah satu proses percepatan investasi di Padang Pariaman yaitu pengembangan Kawasan Anai Land di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian Kabupaten Padang Pariaman, Rudy Repenal di Rilisnya di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan investasi tersebut dilakukan di tanah hak guna usaha dengan luas 400 hektare yang diperkirakan nilai investasinya hampir Rp500 miliar.

Ia menyebutkan di kawasan tersebut dikembangkan wahana rekreasi berbasis air, hotel bintang 5, kebun binatang mini, senior citizen, gedung untuk teropong bintang, dan objek wisata lainnya yang terintegrasi.

"Kami sudah memberikan rekomendasi tata ruang, karena ini kawasan sangat besar maka perizinannya dari Badan Koordinasi Penanaman Modal," katanya.

Pemkab Padang Pariaman, lanjutnya juga mencoba mengkerjasamakan lahan milik pemerintah daerah itu di daerah Malibo Anai, di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam kepada pihak Anai Land.

Selain dari sektor wisata, kata dia pihaknya juga berupaya mendorong percepatan investasi pembangunan produksi pakan ternak di kawasan Padang Industrial Park.

"Dua ini adalah investasi skala besar di Padang Pariaman di samping perumahan semenjak perubahan tata ruang namun karena pandemi tingkat daya beli masyarakat kurang," ujarnya.

Akibat rendahnya daya beli masyarakat terhadap perumahan, lanjutnya maka pengembang pun juga menahan diri untuk menginvestasikan uangnya.

Ia mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan investasi di Padang Pariaman salah satunya dengan mengunjungi perusahaan terkait Laporan Kegiatan Penanaman Modal Daring bahkan melaksanakan bimbingan teknis sebanyak empat kali.

Selain itu, pihaknya juga melakukan investasi jemput bola guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Ia berharap pembangunan tol di Padang Pariaman juga terus berlanjut karena juga meningkatkan investasi di daerah itu.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021