Padangpanjang, Sumbar, (Antara) - Maling yang sudah mengganggu kenyamanan masyarakat mulai berkeliaran dan menghantui masyarakat Nagari Jaho Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar."Kondisi itu sudah berlangsung sejak beberapa minggu terakhir," kata salah seorang warga Nagari Jaho, Zal (29) di Padangpanjang, Rabu.Dia mengatakan, beberapa minggu ini sudah dua kali masyarakat diresahkan oleh orang tidak dikenal memasuki nagari yang langsung berbatasan dengan Kota Padangpanjang itu."Terakhir dini hari, Selasa (18/6) kami bersama sejumlah masyarakat yang ikut ronda malam mengejar pelaku maling yang mau menyantroni rumah warga," kata Zal yang ikut melakukan mengejaran.Menurut Zal, OTK sangat mengenal lokasi dengan cermat, seketika aksi mereka diketahui petugas OTK langsung melarikan diri dengan cepat meski sudah dilakukan pengpungan."Entah ilmu apa yang dipakai oleh OTK itu, dalam jarak lima meter maliang hilang tanpa jejak," ucap Zal keheranan. Koordinator ronda Polo (32) mengatakan, pengejaran malam itu dilakukan semua petugas ronda yang dibantu masyarakat lainnya. Pengejaran dilakukan dengan peralatan seadanya.Polo berharap pihak Nagari bisa memfasilitasi petugas ronda dengan perlengkapan kemanan," Dengan perlengkapan yang cukup tentunya petugas akan lebih mudah dan cepat melakukan penangkapan," harapnya.Wali Nagari Jaho Salman akan memfasilitasi perlengkapan ronda bagi masyarakat dalam waktu dekat ini mengingat kondisi daerah itu sudah tidak nyaman lagi dari maling."Memang perlengkapan ronda saat ini masih seadanya, untuk itu kami akan mengupayakan memfasilitasi peralatan ronda, agar mempermudah petugas melakukan tugas," ungkap Salaman.Kapolsek Kecamatan X Koto IPTU Jumadi mengakui berbagai daerah di kecamatan X Koto tengah dihantui OTK (Maling), yang mulai meresahkan warga."Kami akan melakukan Rapat Koordinasi bersama kepala Nagari se Kecamatan X Koto untuk membicarakan ketertiban dan keamanan Nagari dari OTK," sebutnya.Selain itu, pihaknya juga terus melakukan patroli setiap malam, " Untuk memperlancar komunikasi dengan pihak kepolisian setiap Nagari akan difasilitasi berupa alat komunikasi berupa HT," tambahnya. (ben)
Berita Terkait
Kesepakatan Aie Angek Cottage resahkan warga tiga RT, temui Wali Kota Padang Panjang
Kamis, 1 Januari 2026 15:50 Wib
Legislator Kabupaten Solok bentuk pansus segera tuntaskan persoalan air PDAM yang resahkan warga Alahan Panjang
Minggu, 4 Mei 2025 15:15 Wib
Perbakin Agam kendalikan hama tanaman resahkan warga Lambah Dareh
Minggu, 11 Juni 2023 13:54 Wib
Tim evakuasi Damkar Solok tangani sarang tawon resahkan warga
Senin, 1 Mei 2023 18:20 Wib
Aksi balap liar bulan Ramadhan di jalan lintas Alahan Panjang resahkan warga
Minggu, 2 April 2023 15:37 Wib
Bau balerang di sekitar Danau Maninjau resahkan warga, apa sebabnya..?
Rabu, 13 Oktober 2021 14:21 Wib
Akhirnya.. beruang madu yang resahkan masyarakat Ketinggian masuk perangkap BKSDA
Senin, 21 Juni 2021 17:18 Wib
Tiga beruk resahkan warga Malalak Agam, sempat mengejar
Selasa, 8 Juni 2021 12:10 Wib
