Izin tambak udang vaname seluas 100,05 hektaresedang diproses di Pemkab Agam

id berita agam,berita sumbar,udang

Izin tambak udang vaname seluas 100,05 hektaresedang diproses di Pemkab Agam

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam, Retmiwati. (Antarasumbar/Yusrizal)

Usulan itu telah diproses dan kita meminta rekomendasi lokasi ke dinas tekait,
Lubuk Basung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat sedang memproses usulan izin usaha tambak udang vaname sebanyak 10 titik di Kecamatan Tanjungmutiara dengan luas 100,5 hektare.

"Bahan usulan izin itu sudah dimasukan pemilik ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Agam, Retmiwati di Lubukbasung, Senin.

Ia mengatakan, ke 100,05 hektare itu berada di Nagari Tiku Selatan dan Tiku Lima Jorong.

Izin usaha tambak udang itu diusulkan semenjak 2018 sebanyak satu hektare, 2020 sebanyak 20,63 hektare dan 2021 sebanyak 73,92 hektare.

"Usulan itu telah diproses dan kita meminta rekomendasi lokasi ke dinas tekait," katanya.

Untuk tata ruangan, tambahnya diminta rekomendasi ke Dinas Pekerkaan Umum dan Tata Ruang, izin lingkungan ke Dinas Lingkungan Hidup.

Sedangkan untuk status lahan ke Resor Konservasi Sumber Daya Alam Agam, Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (UPTD KPHL) Agam Raya Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat.

"Tim Koordinasi Penata Ruangan Daerah Agam sudah melakukan rapat dalam membahas usulan itu," katanya.

Ia menambahkan, dua dari 10 titik itu sudah keluar rekomendasi kesesuaian tata ruang dan delapan titik lagi belum.

Namun izin tersebut terkendala dengan regulasi yang ada dan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

"Agam juga belum memiliki Rencana Disain tata Ruang (RDTR). Secara prinsip tambak udang tersebut belum memiliki izin," katanya. ***1***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar