
Pejabat BUMN Juga Datangi DPR Dukung Dahlan

Jakarta, (ANTARA) - Tidak hanya karyawan BUMN, pejabat setingkat direktur juga ikut datang ke DPR mendukung Menteri Dahlan Iskan mengungkapkan oknum dewan pemeras BUMN. "Kita secara moral mendukung langkah Pak Dahlan yang berani mengungkapkan oknum yang menerima upeti dari BUMN," kata Direktur Utama PT ASDP, Danang S Baskoro di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin. Danang datang bersama dengan sejumlah pejabat BUMN seperti Dirut Djakarta Lloyd Sjahril Japarin, serta sekitar 100 karyawan BUMN. Mengenakan kemeja putih dan dilengkapi dengan pita hitam di lengan kanan, para karyawan BUMN tersebut tampak berdiri di selasar pintu masuk ruang Ruang Badan Kehormatan DPR. Selain itu, sekitar 200 anggota Serikat Pekerja BUMN yang tergabung dengan Federasi Serikat Pekerja BUMN (FSP-BUMN) juga melakukan aksi simpatik mendukung Dahlan Iskan. Pada aksi damai yang berlangsung di depan Gerbang Gedung MPR/DPR tersebut, diikuti oleh sekitar 70 SP BUMN, KAI, PT Kimia Farma, PT Pegadaian, PT Jamsostek, PT Pindad, PT Peruri. Selanjutnya, Serikat Pekerja PT Aneka Tambang, PT LEN, PT Perkebunan Nusantara II, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Ketua Bidang FSP-BUMN, Nugroho mengatakan, kedatangan para karyawan BUMN tersebut merupakan spontanitas mendukung Dahlan Iskan menguak nama-nama yang diduga menjadi pemeras BUMN. Menurut Nugroho yang juga Ketua Umum SP KAI ini, keberanian Dahlan untuk memenuhi panggilan BK DPR patut didukung semua karyawan BUMN. "Kami mendukung kebenaran yang disampaikan Dahlan. Ini merupakan hal yang luar biasa," ucapnya. Dahlan Iskan melakukan rapat tertutup dengan BK sekitar 1,5 jam dari sekitar pukul 10.30 WIB-12.00 WIB. Usai rapat kepada wartawan, Dahlan mengatakan sudah menyampaikan dua nama oknum DPR yang melakukan pemerasan, termasuk peristiwa pemerasan kepada BK. Setelah memberikan keterangan, Dahlan langsung dikerubungi wartawan media cetak dan elektronik untuk meminta klarifikasi lebih lanjut. Namun, Dahlan buru-buru meninggalkan kompleks DPR dan memasuki kendaraan, yang disambut karyawan BUMN yang sudah menunggu sejak pagi hari. Sambil mengepalkan tangan, para karyawan berteriak tanda memberikan dukungan kepada Dahlan. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
